Timnas Portugal mengambil langkah berikut dalam persiapan mereka untuk menghadapi Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada bulan Juni nanti. Sebagai salah satu kandidat kuat untuk menjuarai turnamen, timnas ini melakukan seleksi ketat untuk menentukan nama-nama yang akan mereka boyong ke Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Ketika masih banyak timnas lain belum mengumumkan daftar pasti orang-orang yang akan bertanding di ajang empat tahunan ini, mereka mengambil langkah lebih cepat.
Timnas Portugal Umumkan Skuad
Pria yang mengomandoi timnas Portugal, Roberto Martinez, mengungkap pandangannya tentang sikap para pemain setelah mereka secara resmi mengumumkan nama-nama yang akan dipanggil untuk bertarung membela negaranya dalam Piala Dunia 2026 di bulan Juni nanti. Dia mengapresiasi para pemain yang menyambut panggilan ini dengan rasa bangga. Tapi dia juga memberikan apresiasi yang sama kepada pemain yang memilih untuk menarik diri dari panggilan ini. Dia menyatakan hal ini untuk menanggapi sikap Junior Kroupi yang memilih untuk tidak bergabung bersama pemain yang lain untuk membela negara mereka dalam Piala Dunia 2026 yang akan segera dimulai.
Nama Junior Kroupi memang cukup ramai diberitakan dalam konteks persiapan Piala Dunia nanti. Tergabung di Bournemouth, pemainini menampilkan berulang kali kepada publik kalau dia memiliki kemampuan dan potensi yang luar biasa untuk bisa membantu timnas negara asalnya untuk bertarung di Piala Dunia. Seperti yang sudah-sudah, Bournemouth kembali mempercayakan pertandingan mereka melawan Manchester City pada hari Selasa malam kepadanya. Berkat penampilannya yang luar biasa di Liga Primer Inggris, banyak pihak yang memberikan dukungan agar dia bisa menemukan tempat baru yang bisa memberi kesempatan yang lebih baik untuk mengembangkan karir. Sementara yang lain menyuarakan dukungannya agar pemain ini mendapat kesempatan untuk bertanding di kompetisi setingkat Piala Dunia.
Berjuang demi Dapatkan Tempat
Dukungan ini dia dapatkan bukan tanpa sebab. Pemain Bournemouth ini sudah membuktikan kalau usianya yang masih muda tidak menjadi halangan. Per tahun ini, pemain ini baru berusia 19 tahun. Tapi dia sudah mendapatkan kesempatan tanding dalam 31 pertandingan, angka yang cukup tinggi sekaligus membuktikan kepercayaan pelatih Bournemouth untuk kemampuan yang dia miliki. Dari semua pertandingan ini, mereka sudah mendapatkan 12 gol darinya sendiri. Jumlah ini sekaligus mengirimkan pesan penting kalau Bournemouth sadar mereka sudah cukup bergantung pada bantuannya. Tapi angka ini juga mengindikasikan upaya dari Bournemouth untuk menghalau upaya dari pihak luar yang bermaksud untuk menarik pemain ini kelaur dari markas mereka.
Dengan permainan seperti ini, sangat wajar kalau seorang Junior Kroupi kemudian mendapat perhatian dari penggemar sepakbola di negara asalnya. Banyak penggemar sepakbola di Portugal menyuarakan dukungan mereka agar pemain ini mendapatkan tugas di timnas Portugal untuk Piala Dunia 2026 nanti. Dukungan ini mengalir lebih deras daripada penggemar sepakbola di Perancis. Diketahui kalau memang pemain Bournemouth ini memenuhi kriteria untuk bergabung baik di tim nasional Perancis maupun Portugal. Dua pintu ini terbuka lebar baginya mengingat ibunya memiliki keturunan Portugal. Dengan peluang seperti ini, asosiasi sepakbola Portugal sebenarnya punya alasan yang cukup kuat untuk memanggilnya bergabung dengan mereka.
Martinez Singgung tentang Kroupi dan Timnas Portugal
Pada hari Selasa yang lewat, Roberto Martinez memastikan kepada publik kalau mereka telah menetapkan daftar 26 orang yang akan diboyong ke Piala Dunia 2026. Seperti biasa, beberapa nama legendaris seperti Cristiano Ronaldo, kembali mendapat kepercayaan untuk bisa membangun kembali harapan negara ini mendapatkan trofi prestisius global.
Ketika daftar ini diumumkan, publik menyuarakan dukungan dan harapan mereka. Tapi pelatih timnas Portugal ini juga mengakui kalau ada suara yang berhembus tentang Junior Kroupi. Dia mengaku kalau awalnya ada rencana untuk memasukkan nama pemain ini dalam skuad akhir yang akan memikul harapan mereka di Piala Dunia. Dia bahkan menyebut kalau penawaran sudah diberikan kepada pemain Bournemouth ini untuk segera bergabung dengan mereka. Tapi namanya kemudian harus mereka coret, bukan karena keinginan sendiri, tapi atas permintaan dari pemain yang mereka percaya.
Pelatih timnas Portugal ini mengatakan kalau sebelum sesi latihan di bulan Maret, mereka sudah melakukan pembicaraan dengan pemain asal Bournemouth ini. Tapi dia menyebut kalau dari awal mereka paham ada situasi berbeda yang dihadapi tim. Di satu sisi, mereka mengaku kalau dia bisa saja menanggapi positif panggilan ini karena darah Portugal yang mengalir dalam tubuhnya. Tapi sebagai perwakilan negara, mereka tidak langsung menjadikan hal ini sebagai kewajiban. Dia memastikan kalau keputusan untuk memasukkan suatu nama dalam daftar skuad mereka tidak hanya karena pertimbangan teknis, tapi juga sebagai bentuk kesiapan dari pemain yang mereka percaya untuk bergabung. Dalam hal ini, dia menyebutkan kalau Junior Kroupi telah mengambil keputusan. Dia memilih untuk menyumbangkan kemampuannya kepada tim nasional Perancis, sebuah keputusan yang sangat mereka hargai.
Memang dari awal, dukungan publik untuk memasukkan nama Junior Kroupi dalam timnas Portugal mendapat sambutan positif. Tapi dari awal, pengamat sudah menyuarakan kalau pemain ini memiliki situasi yang tidak biasa. Dari sisi ibu, dia memenuhi persyaratan untuk membela Portugal. Tapi di sisi lain, dia juga adalah anak dari mantan pemain timnas Pantai Gading, Eli Kroupi. Fakta ini menyingkap kemungkinan secara teoritis kalau pemain ini sebenarnya juga memenuhi persyaratan untuk bergabung dengan timnas asal benua Afrika ini.
Tapi memang perjalanannya bersama Perancis sudah berjalan dengan sangat lama. Dia menghabiskan waktu kurang lebih 12 tahun bersama Lorient sebelum akhirnya pindah ke Bournemouth. Di mantan klubnya ini, dia tampil dalam 39 kesempatan. Dia juga pernah beberapa kali bergabung dalam timnas junior Perancis di beberapa pertandingan internasional.
Menurut catatan kami, pemain Bournemouh ini sudah membeirkafn 3 gol dari 5 pertandingan dalam perannya sebagia pemain timnas U21 Perancis. Dengan peran dan prestasi yang dia berikan sekarang ini bagi Bournemouth, sangat mungkin kalau dia akan kembali dipanggil oleh asosiasi sepakbola Perancis untuk Piala Dunia nanti. Disana dia akan bersiap untu memasuki babak baru karena mereka akan dilatih oleh sosok yang baru, berharap bisa mengulangi hasil di masa lalu ketika Perancis dimahkotai sebagai juara.
Dari sudut pandang Martinez, Kropi bukan hanya satu-satuya pemain yang dia jajaki di periode yang sama di bulan Maret yang lewat. Pemain Wolverhampton Wanderers, Mateus Mane,m juga mendapat perlakuan yang sama. Tapi berbeda dengan Kroupi, pemain Wolves ini justru memilih untuk mengalihkan kepercayaannya dari pemain timnas Inggris, menjadi timnas Portugal.