Pelatih Bayer Leverkusen, Xabi Alonso, mencoba menanggapi rumor yang berkembang tentang dirinya. Belakangan ini, memang beredar spekulasi tentang masa depan bagi juru taktik Bayer Leverkusen ini. Banyak pengamat yang memandang dirinya sebagai sosok yang tepat untuk menggantikan peran Carlo Ancelotti di Real Madrid. Sang pelatih legendaris memang santer dikabarkan tengah dilirik oleh asosiasi sepakbola Brasil untuk menjadi pelatih baru mereka di timnas senior.
Reaksi Xabi Alonso
Pelatih kepala Bayer Leverkusen, Xabi Alonso, akhirnya buka suara tentang rumor dirinya. Tapi sang juru taktik bersikeras kalau dia belum menjalin komunikasi dengan siapapun dari Real Madrid. Walau dia baru-baru ini menghabiskan waktu di Spanyol, tapi dia mengklaim belum ada komunikasi dalam bentuk apapun yang ia jalin dengan klub asal negara matador ini.
Nama juru taktik Bayer Leverkusen ini memang menjadi sorotan baru-baru ini. Spekulasi tentang masa depan Carlo Ancelotti di Real Madrid membuat namanya dilirik sebagai salah satu kandidat penerus. Real Madrid tentu tak sembarang dalam membuat pertimbangan. Keberhasilannya dalam mengemban tugas sebagai pelatih di timnya saat ini menjadi pertimbangan utama.
Bayer Leverkusen saat ini berada di peringkat 2 klasemen Bundesliga Jerman. Mereka hanya terpaut 6 poin dari Bayern Munich yang berada di puncak klasemen. Peringkat mereka diyakini bisa meningkat dengan sisa waktu 6 minggu yang ada sampai kompetisi berakhir. Di samping itu, Xabi Alonso juga bisa mengakhiri musim ini dengan hasil yang lebih baik. Pihaknya diyakini berpeluang bisa menjuarai DFB Pokal, seandainya bisa melaju melewati babak perempat final.
Meski demikian, trofi dari turnamen ini bisa saja menajdi kesempatan terakhir bagi pelatih berdarah Spanyol ini. Perjalanannya bersama Bayer Leverkusen bisa saja berakhri seandainya namanya benar-benar menjadi penerus dari Carlo Ancelotti. Sejak beberapa saat yang lalu, namanya memang santer disebut akan menjadi penerus pelatih legendaris dunia ini.
Klaim Xabi Alonso
Sejak spekulasi masa depannya berhembus, banyak orang menanti tanggapan dari pelatih Bayer Leverkusen ini. Akhirnya, dia bersedia untuk buka suara. Tapi secara mengejutkan, Xabi Alonso mengaku kalau dia belum menjalin kontak sama sekali dengan klub yang dimaksud. Kepada media, dia mengatakan kalau dirinya belum mengambil keputusan apapun. Dia hanya menyinggung kalau jeda laga internasional yang mereka jalani menjadi momen yang benar-benar mereka butuhkan. Baginya, situasi yang mereka hadapi sekarang berbeda dengan tahun lalu.
Dalam pandangannya, ada hal yang harus diputuskan, tapi sekarang tidak. Dia sempat berada di Spanyol pada minggu lalu, tapi dia sendiri mengaku belum menjalin komunikasi dengan pihak manapun.
Pelatih Bayer Leverkusen ini mengatakan kalau tidak ada tenggat waktu sama sekali. Pandangannya masih tetap sama. Dia tetap memfokuskan diri pada musim ini. Dia juga menegaskan kalau semua pemain Bayer Leverkusen dan dirinya hanya satu: pada hal yang mereka miliki dan yang ingin dikejar. Baginya, mereka saat ini sedang berada dalam fase kunci. Mereka tidak ingin terjebak dalam spekulasi tentang apapun di luar sepakbola.
Bisakah Tantangan Dijawab?
Dari pandangan 12Bet Indonesia, pelatih Real Madrid saat ini, Carlo Ancelotti, memang menjadi pusat pemberitaan beberapa waktu terakhir. Pelatih berdarah Spanyol ini disebut-sebut sedang diincar oleh asosiasi sepakbola Brasil. Keputusan mereka untuk menghentikan pelatih terdahulu membuat pihak asosiasi harus segera mencari pelatih pengganti dalam waktu dekat. Sosok pelatih Real Madrid ini dianggap bisa memperbaiki semua kekurangan dan kelemahan dari sistem Dorival Junior. Memang belum ada kabar tentang kapan momen ini akan terjadi. Tapi beberapa pengamat menyebutkan kalau ada kemungkinan besar perpindahan ini akan terjadi di musim panas tahun ini.
Bagi para penggemar sepakbola, khususnya Bundesliga Jerman, sosok Xabi Alonso memang bukan nama yang asing. Dia adalah sosok yang berada di balik keberhasilan Bayer Leverkusen dalam mematahkan dominasi Bayern Munich di Bundesliga pada musim lalu. Bersama dengan semua pemainnya, dia berhasil menahan laju sang Bavaria dari memenangkan turnaen ini. Akibatnya, untuk pertama kalinya sejak 2011/12 yang lalu, Bayern Munich gagal merebut mahkota juara turnamen ini.
Memang, dari segi riwayat, Xabi Alonso baru pernah menjalani tugas sebagai pelatih tim senior di Bayer Leverkusen. Tapi keberhasilan luar biasa yang berhasil dicapainya membuatnya dipandang sebagai kandidat unggul untuk posisi pelatih kepala di berbagai tim. Mulai dari Bayern Munich, Real Madrid, sampai Liverpool disebut sudah pernah menjajaki kemungkinan untuk bekerjasama dengannya.
Pada akhirnya Bayern Munich menunjuk Vincent Kompany sebagai pelatih mereka. Sementara Liverpool memberikan tugas penting ini kepada Arne Slot, keduanya pada tahun lalu. Adapun Real Madrid disebut-sebut masih tetap mempertimbangkan pelatih Bayer Leverkusen ini untuk menjadi pelatih baru mereka.
Seandainya saja pelatih Bayer Leverkusen ini memilih untuk bergabung ke Real Madrid, dia akan tiba pada waktu yang krusial. Klub ini sedang berada dalam fase penting penyegaran pemain mereka. Terlebih dalam beberapa waktu terakhir, mereka disebut sedang menimbang-nimbang opsi untuk mendatangkan Trent Alexander-Arnold dari Liverpool. Jika rencana ini terus berjalan, dia akan menjadi pemain baru mereka di musim panas nanti.
Bukan hanya itu, Kylian Mbappe juga kemungkinan akan meneruskan kiprahnay di ibukota Spanyol. Sementara pemain muda mereka seperti Eduardo Camavingga akan kemungkinan berharap bisa memberikan dampak yang lebih signifikan bagi tim utama.
Real Madrid akan menjadi tempat yang tepat bagi Xabi Alonso untuk benar-benar menunjukkan kemampuannya sebagia pelatih. Klub ini telah berhasil memoles nama mereka dengan berulang kali menang di Liga Champions. Mereka juga nyaris tak terkalahkan di La Liga dengan prestasi yang sama baik. Maka tak mengherankan jika mereka kemudian berhasil mendapatkan trofi lain pada musim ini.
Dengan mendatangkan Xabi Alonso sebagai pengganti dari Carlo Ancelotti, Los Blancos diyakini akan bisa mempertahankan performa mereka dengan konsisten. Menunjuk salah satu pelatih muda terbaik di dunia saat ini untuk meneruskan pelatih legendaris memang akan menjadi langkah yang paling logis. Di saat bersamaan, dengan semakin banyaknya pemain muda yang menghiasi barisan skuad mereka, Los Blancos memang perlu sentuhan pelatih muda.