Wolves Umumkan Kepergian Matt Doherty

Bursa transfer selalu memiliki kabar menarik untuk penggemar sepakbola. Selalu ada kejutan besar yang menanti penggemar dengan pergerakan semua pemain sampai pelatih. Di momen penting seperti ini, wajar kalau penggemar berharap kalau pemain yang mereka favoritkan akan tetap bertahan. Tapi tidak jarang yang terjadi justru sebaliknya. Ada pemain terkenal yang sudah merintis karir mereka sampai mencapai titik puncak, tapi justru memilih untuk meninggalkan tempat mereka bermain sekarang. Sayangnya bagi penggemar Wolverhampton Wanderers, situasi ini akhirnya tiba ke mereka. Matt Doherty yang sudah menjadi bagian dari identitas mereka untuk lama, sekarang memilih untuk pergi.

Pujian dari Wolves

Tidak semua tim punya pandangan terbuka ketika pemain mereka memilih untuk pergi. Tapi bagi Wolves, pernah mendapat kesempatan untuk bekerjasama dengan pemain seperti ini mereka pandang sebagai sebuah kehormatan. Maka ketika tim ini mengumumkan kepergian dari Matt Doherty, mereka melakukan satu hal yang jarang dilakukan oleh tim lain. Ketika menyampaikan pengumuman ini secara publik, tim ini menyempatkan waktu untuk memberi pujian kepada pemain yang disinggung. Mereka menyebutnya sebagia ikon klub modern yang sebenarnya. Pujian ini mereka berikan setelah menjadi saksi dari pengalamannya yang luar biasa sebagai bek mereka untuk waktu yang cukup lama.

Bagi Wolves, kehilangan pemain memang menjadi pukulan serius. Tapi mereka tidak bisa menghindar dari kenyataan pahit ini. Musim terakhir Liga Primer memang bukan yang terbaik bagi mereka. Setelah mengalami promosi yang bertahan selama 8 tahun, penggemar Wolves harus melihat tim kebanggaan mereka kandas kembali ke Championship. Tak ada yang menginginkan situasi ini, tapi bagi Wolves, mereka mau tidak mau harus menghadapi mimpi buruk ini. Tim baru disiapkan dengan formasi yang lebih solid, strategi yang lebih baik, dan pemain yang lebih kuat. Mereka hanya punya satu harapan. Championship musim depan harus menjadi Championship terakhir yang mereka jalani. Tidak ada cara terbaik untuk mendapatkan pemain yang mereka incar atau meningkatkan pemasukan tim kecuali kalau mereka bisa mendapatkan promosi kembali ke Liga Primer atau di atasnya.

Salah satu fokus teratas mereka saat ini adalah mempertahankan dan mendatangkan sebanyak mungkin pemain yang bisa mereka lakukan. Langkah ini mau tidak mau mereka tempuh meski tidak semua pemain memilih untuk pergi setelah tim ini terpuruk ke Championship. Pemain gelandang mereka, misalnya, Andre, telah memilih untuk tetap bertahan setia dengan klubnya. Sementara mantan pemain timnas Inggris, Kieran Trippier, selangkah lagi untuk meninggalkan mereka, kecuali kalau tim ini bisa mengajukan kontrak baru yang lebih menggiurkan. Tapi di mata pengamat, isu kalau Matt Doherty tidak bisa langsung ditanggalkan begitu saja.

Perjalanan Matt Doherty di Wolves

Selama 14 pertandingan terakhir yang dia jalani bersama Wolves di Liga Primer pada musim ini, Matt Doherty tak bisa mengatakan kalau dirinya bangga. Hanya ada 2 pertandingan yang dia jalani bersama mereka. Angka ini memang sangat rendah, tapi minimal ada 1 kali ketika dia tampil bersama Liverpool dan mereka menang. Skor 2-1 menjadi penghibur untuk jumlah pertandingannya yang rendah. Memang masih ada 7 pertandingan lain yang sempat mencatutkan namanya sebagai pemain pengganti. Tapi tidak ada satu pun dari pertandingan ini yang kemudian dia muncul dalam pertandingan dan berperan aktif.

Pada hari Sabtu pagi yang lalu, Wolves akhirnya memberi kepastian. Tim ini memastikan kalau pemain yang menyandang status sebagai pemain timnas Republik Irlandia ini akan segera meninggalkan tim. Tim ini memastikan kalau kerjasama mereka akan berakhir setelah berjalan selama 13 tahun terakhir. Dalam periode ini, ada 389 pertandingan yang sudah menghiasi karir pemain ini.

Beri Apresiasi untuk Matt Doherty

Tak mau hanya sekadar berpisah, Wolves memastikan mereka memberikan penghargaan yang tepat kepada pemainnya. Tim ini merilis ucapan apresiasi secara resmi dalam situs mereka. Dalam ungkapan apresiasi ini, Wolves menggambarkan pria berusia 34 tahun ini sebagai ikon klub modern yang sebenarnya. Mereka juga menggambarkannya sebagia seseorang yang rasa jenaka dan keberaniannya menjadikannya sebagai salah satu figur paling populer di balik layar. Dalam kesempatan yang sama, Wolves juga memandang pemain mereka ini sebagai pemimpin yang kurang mendapat pengakuan dari banyak orang.

Direktur olahraga mereka, Matt Jackson, turut memberi pujian kepada pemain mereka. Petinggi Wolves ini mengatakn kalau langka bagi mereka untuk bisa mendapatkan pria klub dalam sepakbola modern. Tapi dalam pandangannya, pemain ini adalah seorang pemain dengan identitas Wolverhampton Wanderers dari luar dan dalam. Dari kacamatanya, dia adalah pemain luar biasa yang telah menjalan 13 tahun bersama merkea di tengah dan luar lapangan. Dia juga adalah seorang pemain dengan kemampuan kepemimpinan yang tampak dengan jelas. Dia berkembang dari seorang pemain remaja dengan pengalaman yang minim menjadi salah satu pemain paling senior dengan pengalaman segudang di antara semua pemain yang lain. Pria yang sama juga menegaskan kalau pemain emreka ini adalah teladan untuk pemain muda untuk belajar car amembangun karir, bermain di tingkat kompetisi tertinggi dan internasional. Dia juga menegaskan kalau pemain mereka ini berhak untuk mendapat semuau pertandingan yang diberikan kepadanya.

Selama bergabung dalam 13 tahun bersama mereka, Matt Doherty telah menjalani kurang lebih 389 pertandingan bersama tim ini. Tapi jika dibandingkan dengan semua pemain lain yang pernah mencetak gol untuk tim ini, dia hanya menempati peringkat 16 dalam daftar pencetak gol terbanyak mereka.

Di peringkat yang dia tempati sekarang, pemain ini hanya bisa memberikan 33 gol dengan 41 asist dari semua kompetisi yang masuk dalam catatan perjalanannya. Ada 4 gol dan 5 asist yang dia berikan untuk mereka di Liga Primer musim 2018/19. Gol ini memiliki andil besar yang kemudian mengantarkan mereka lolos kualifikasi ke LIga Eropa. Pemain yang sama juga kemudian membantu tim ini menjuarai Liga Satu dan Championship sejak pertama bergabung dengan emreka di bulan Januari 2011 yang lewat. Keputusan untuk bergabung dengan mereka dia ambil setelah sebelumnya menimba pengalaman di Bohemia. Ketika transfer dilakukan pada tahun 2011, Wolves mengeluarkan sampai 75 ribu poundsterling untuk mengamankan rencana mereka.

Pencapaian seperti ini memang belum bisa dibandingkan dengan pemain lain, apalagi yang berasal dari tim elite EPL. Tapi Wolves paling tidak belum akan bisa mendapatkan pemain lain dengan valuasi dan kontribusi dengan perbandingan yagn sama daripada yang mereka dapatkan dari Steve Bull. Dana 35 ribu poundsterling yang mereka keluarkan untuk mendapatkan pemain ini terbayar berkat kontribusi gol dan asistnya ygn sangat tinggi. Meski demikian, mereka juga mengakui kalau mendatangkan Matt Doherty tetap menjadi salah satu keputusan yang tidak mereka sesali dari awal.