Petinggi Bayern Munich Berikan Kepastian tentang Joao Palhinha

Salah satu petinggi asal Bayern Munich mengungkapkan pendirian mereka tentang Joao Palhinha. Dengan waktu yang tersisa semakin sedikit, mereka memberikan kefpastian kepada penggemarnya tentang proses dan langkah yang akan mereka tempuh. Klub asal Jerman ini memastikan kalau mereka tidak akan mengambil langkah yang berbelit-belit uuntuk akhirnya mencapai keputusan tentang pemain ini.

Petinggi Bayern Munich Tanggapi Isu Joao Palhinha

Direktur olahraga Bayern Munich, Christoph Freund, akhirnya buka suara. Ia mengutarakan pendirian yang dimiliki timnya di sekitar isu tentang Joao Palhinha. Menurutnya, mereka tidak akan mengambil langkah yang berbelit-belit ataupun lama tentang pemain asal Tottenham Hotspur ini.

Pernyataan ini ia ungkapkan tak berselang lama setelah mereka selesai menjalani laga kontra Arsenal. Pertemuan dua tim besar ini terjadi dalam perjalanan tur pramusim Bayern Munich pada beberapa waktu yang lalu. Dalam pertandingan ini, klub asal Jerman yang dimaksud berhasil memperoleh kemenangan mereka. Satu-satunya gol dalam pertandingan ini berasal dari kubu mereka. Serangan jarak jauh yang dilancarkan Pape Sar dari posisi gelandang berhasil merobek gawang The Gunners. Sayangnya hingga akhir pertandingan, The Gunners gagal untuk melkaukan seranganb alasan.

Dampak Kehadiran Thomas Frank

Pelatih baru menjadi harapan mereka. Thomas Frank telah ditunjuk untuk menjalankan tugas sebagai pelatih kepala di klub ini. Penunjukan dirinya menjadi solusi jangka pendek yang diharapkan tim ini setelah penampilan mereka yang merosot pada musim lalu. Berbanding terbalik dengan harapan besar dari penggemar, mereka rupanya tidak bisa berbuat banyak. Peringkat 17 yang mereka capai jelas menunjukkan kalau tim ini punya pekerjaan rumah yang cukup besar untuk segera diselesaikan.

Tottenham Hotspur memang sudah berusaha cukup keras untuk mengatasi kendala ini. Sudah ada beberapa pemain baru yang merkea datangkan pada musim panas ini dengan harapan untuk mengatasi kendala ini. Tapi langkah mereka masih belum akan berakhir. Tim ini sekarang disebut tengah berusaha untuk melancarkan upaya untuk mendatangkan satu orang pemain yang baru. Sosok pemain yang mereka incar kali ini adalah pemain gelandang asal Bayern Munich, Joao Palhinha. Tapi rencana ini bukan untuk menghadirkannya sebagai pemain mereka secara permanen. Untuk saat ini, mereka masih akan menempuh jalan untuk mendapatkan bantuannya untuk sementara waktu.

Menurut kabar dari beberapa media asa Jerman, direktur olahraga klub asal Bavaria, Jerman, ini mengungkapkan kepercayaan diri mereka. Mereka sepertinya cukup yakin kalau proses transfer akan segera terwujud dalam waktu dekat ini. Bahkan dalam pernyataan yang ia sampaikan kepada awak media, ia berujar kalau jika semuanya brerjalan dengan mulus, proses ini menurutnya tidak akan berjalan dengan berlarut-larut. Ia kembali menegaskan kalau mereka akan bisa melihat hasilnya dalam waktu dekat ini.

Memang sampai sekarang belum ada informasi pasti tentang detil yang akan dimasukkan dalam proses kesepakatna ini. Tapi dari selentingan rumor yang beredar, diperoleh petunjuk yang cukup berarti. Bayern Munich berencana untuk mendatangkan pemain gelandang bertahan asal Portugal ini ke Inggris dalam waktu dekat. Dari informasi yang beredar, diperoleh kabar kalau mereka akan mencakup opsi untuk mendatangkannya secara permanen. Apabila kontrak peminjamannay berakhir di penghujung periode, opsi ini dapat mereka tempuh asalkan bersedia untuk mengeluarkan dana kurang lebih 26,1 juta poundsterling.

Di Balik Dinamika tentang Joao Palhinha

Catatan bermain Tottenham Hotspur sebenarnya tidak terlalu buruk. Statistik bermain mereka seperti yang dihimpun oleh situs 12Bet masuk menyebutkan kalau mereka bermain dengan cukup baik pada musim lalu. Setidaknya hal ini bisa dipandang dari sudut pandang menyerang. Terlepas dari krisis cedera pemain yang sedang mereka hadapi, tim ini masih berhasil mencetak 64 gol selama menjalnai musim yang lalu. Angka ini cukup tinggi sampai berhasil mencapai peringkat ketujuh terbanyak dari segi jumlah gol yang dicetak oleh sebuah klub di EPL pada musim lalu.

Meski demikian, pertahanan yang buruk juga berdampak serius bagi mereka. Tak berbeda jauh dari jumlah gol yang berhasil mereka cetak, tim ini juga kebobolan dengan jumlah yang kurang lebih sama yaitu 65 kali. Saking buruknya pertahanan mereka ini, angka ini menjadi pertahjanan terburuk mereka dalam sebuah musim turnamen sejak terakhir kali pada tahun 1992/93 yang lalu. Pada waktu itu, mereka kebobolan sebanyak 66 kali, semuanay terjadi dalam satu periode kompetisi.

Dari segi skuad pemain, Thomas Frank sebenarnya memiliki beberapa pemain yang dapat diterapkannay di bagian gelandang. Namun, para pemain seperti Yves Bissouma sejauh ini masih belum bisa memberikan permainan sebaik yang mereka harapkan secara konsisten. Sosok Joao Palhinha adalah sebaliknya. Ia mampu bermain dengan cukup baik pada sistem yang menekankan pada penguasaan bola seperti Yves Bissouma. Tapi ia juga mampu bermain dengan baik di sepanjang waktunya di FUlham di Liga Primer Inggris. Di sana, ia mampu menunjukkan kualitas permainanya yang cukup baik dalam membangun pertahanan yang sangat solid.

Thomas Frank untungnya berhasil membangun kesuksesannya di Brentford. Ia mengandalkan Christian Noorgard sebagai pertahanan mereka. Maka tak terlalu mengherankan jika ia kemudian mencoba untuk mendatangkan Joao Palhinha solusi untuk mereka, mengingat keduanya memiliki performa yang cukup mirip.

Untuk sekarang, tantangan utama yang sedang dihadapi Thomas Frnak sebagia pelatih kepala Spurs adalah mencoba untuk memasukkan kembali timnya dalam persaingan untuk lolos kualifikasi Liga Champions. Ia perlu melakukannya bukan untuk satu atau dua kali, melainkan secara rutin. Ia perlu menerapkan keberhasilan yang merkea dapatkan ketika lolos ke LIga Eropa musim 2024/25 pada turnamen paling bergengsi ini. Bagi mereka, satu-satunya dan cara terbaik untuk bisa mencapai ini adalah dengan memastikan diri lolos untuk bertarung di musim 2026/27 yang akan datang.

Penambahan beberapa pemain baru seperti Mohammed Kudus memang terbukti sebagai langkah yang cukup berhasil. Para pemain baru ini berhasil memperkuat pertahanan hingga kemampuan serang Tottenham. Tapi untuk saat ini, akan cukup sulit untuk melihat klub ini memperkecil selisih yang ada di antara mereka dengan Newcastle United dan Chelsea tanpa meningkatkan kemampuan mereka secara keseluruhan.

Joao Palhinha bisa jadi berusia 30 tahun. Tapi seandainya saja ia bisa meningkatkan stabilitas pertahanan Tottenham paling tidak di laga kandang untuk musim yang akan datang, maka para penyerang dari tim ini akan bisa lebih baik dalam meningkatkan kemampuan tempur mereka. Langkah ini menjadi yang paling masuk akal dan menguntungkan mereka dengan tidak perlu repot memikirkan barisan belakang.