Man United memang sudah mengerahkan upaya terbaik mereka di musim panas ini. Sudah ada beberapa nama pemain baru yang mereka jadikan sebagai pemain baru baik dalam status permanen atau sementara. Tapi strategi yang dipilih oleh Ruben Amorim ini rupanya tidak langsung berhasil. Justru kekalahan memalukan harus mereka telan ketika bertarung di kejuaraan Piala EFL. Bukan dari lawan yang jauh lebih kuat, tapi justru dari tim kasta lebih bawah. Lewat adu penalti, skuad ini harus menelan kekalahan telak dari Grimsby Town.
Kekalahan Memalukan Man United
Penggemar Man United kembali harus menarik nafas. Sebelumnya mereka sempat berharap kalau tim kebanggaan mereka akan bisa melaju lebih tinggi berkat keberhasilan tim dalam mendatangkan wajah-wajah baru. Tapi hanya beberapa waktu setelah musim yang baru dimulai, mereka justru harus menelan kabar yang sangat pahit. Tim ini mendapatkan hasil tersingkir mereka untuk yang pertama kalinya. Status ini mereka dapatkan setelah gagal di putaran kedua turnamen Piala EFL. Tidak dari tim papan atas, tapi kekalahan mereka yang berujung pada tercoretnya nama di kejuaraan ini justru mereka dapatkan dari tim kelas dua, Grimsby Town.
Penggemar mereka jelas kecewa dengan hasil yang sangat buruk ini. Bahkan permainan buruk mereka diyakini sudah mulai terjadi sejak awla musim yang baru. Bukannya memberikan hasil positif yang menggembirakan penggemar, skuad Ruben Amorim ini justru bermain dengan buruk keetika berhadapan dengan Grimsby own di Bludell pada babak kedua turnamen Piala EFL. Hari Rabu ketika pertandingan ini digelar sekaligus menjadi hari penuh mimpi buruk bagi segenap penggmear mereka.
Rencana Man United Gagal
Setan Merah sebenarnya berencana untuk bermain dengan jauh lebih mematikan dan leluasa di baba kedua. Keputusanini mereka ambil setelah menelan 2 gol di babak pertama. Strategi yang dikerahkan David Artell sukses membuat mereka menelan kekalahan telak.
Meski demikian, tidak ada kejutan yang terjadi. Gol yang dicetak Bryan Mbeumo dan Harry Maguire berhasil menempatkan pertandingan ini untuk mentok mencapai posisi seri hingga akhir babak kedua. Dengan tidak adanya gol baru yang tercipta sampai detik terakhir babak kedua, wasit akhirnya mengambil keputusan untuk mencapai babak adu penalti. Sayangnya justru keputusan ini yang berbuah dengan hasil mematikan bagi mereka. Total 12 gol berhasil dicetak oleh Grimsby Town. Sementara mereka hanya bisa mencetak 1 gol lebih sedikit. Akibatnya, mau tidak mau, mereka justru harus mengakui keunggulan dari sang lawan dalam peratndingan ini.
Para penggemar Grimsby Town kemudian menyambut hasil ini dengan penuh sorak sorai. Sementara penggemar Man United menyambut hasil ini dengan rasa kecewa yang semakinb esar. Apalagi ini merupakan kali pertama meeka tersingkir dari kompetisi ini ketika masih berada di fase putaran kedua. Terakhir kali mereka mengalami hasil memalukan ini adalah pada musim 2014/15 yang lalu ketika mereka kalah 0-4 dari MK Dons.
Eliminasi Pertama
Kekalahan ini berdampak besar bagi Man United dan semua penggemar mereka. Dengan kalah dan tersingkir dari kejuaraan ini, Ruben Amorim dan semua pemain mereka langsung mendapat tekanan yang luar biasa besar. Tekanan lebih besar mengarah kepada Ruben Amorim karena tersingkirnya mereka dari turnamen ini menjadi yang pertama kali baginya sejak mendapatkan tugas sebagai pelatih di tim ini.
Kegagalan pemain mereka dalam mengeksekusi tendangan penalti membuat Man United semakin terpuruk. Dengan hasil ini, mereka mau tidak mau harus tersingkir dari Piala EFL. Wajah mereka semakin tercoreng karena justru kekalahan ini mereka terima dari tim yang berasal dari kompetisi kasta keempat untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Para penggemar semakin kecewa karena satu fakta lain yang tak kalah menyedihkan. Mereka menajdi tim dari papan atas pertama yang tersingkir dari sebuah kompetisi. Peristiwa memalkukan ii terjadi bahkan jauh sebelum dari rival-rival mereka di Liga Primer Inggris bahkan mengawali pertandingan mereka di Piala EFL. Manchester City dan Liverpool termasuk dalam nama-nama tersebut.
Untuk sekarang, penggemar Man United masih terus menanti kabar baik bagi mereka. mereka maish menanti kesempatan untuk bisa menang untuk pertama kalinya dalam musim ini. Tapi ini tidak akan mudah. Dengan sudah ada 2 pertandingan yang mereka jalani, hanya ada 1 poin yang mereka dapatkan. Jumlah ini jauh dari kata cukup jika berbicara tentang Liga Primer Inggris. Padahal mereka sedang berhadapan dengan lawan-lawan lain yang juga siap bertarung habis-habisan demi mendapatkan hasil puncak ini.
Sementara itu,. pertemuan yang digelar pada hari Rabu yang lalu dengan Grimsby menjadi pertama kalinya bagi kedua tim ini untuk berhadapan. Terakhir kali muncul kesempatan bagi keduanya bertemu adalah pada bulan Maret pada 1948 yang lalu. Sayang seribu sayang bagi mereka, pertemuan kembali setelah puluhan tahun ini justru berakhir dengan hasil yang sangat terpuruk.
Hasil sebaliknya justru terjadi bagi Grimsby. Keberhasilan mereka dalam mengeksekusi tendangan penalti membuat mereka mencetak rekor sendiri. Tim ini berhasil memperbanyak jumlah pertandingan mereka melawan Man United yang berakhir tanpa pernah kalah sekalipun. Dengan pertandingan ini, total sudah ada 4 pertandingan yang mempertemukan keduanya. Dari semua pertandingan tersebut, tidak pernah sekalipun mereka kalah.
Anggapan yang sama berlaku untuk Man United. Tidak pernah ada satu kesempatan bagi mereka untuk mengalahkan lawannya ini sfejak Agustus 1946 yang lalu. Pada momen ini, mereka hanya pernah berhasil menang setelah mencetak 2 gol sementara lawannya hanya bisa mencetak 1 gol.
Ruben Amorim kini harus memperbaiki strategi dan pendekatannya. Ia harus bisa mengangkat mental bermain para petarungnya untuk laga yang akan datang. Pertandingan ini tidak kalah penting karena merkea akan berhadapan dengan Burnley. Momen ini takkan mudah karena Burnley akan berharap mencetak prestasi di kompetisi yang baru pertama kali mereka ikuti ini.
Man United akan berusaha keras untuk biisa mendapatkan 3 poin pentuh dari pertandingan ini. Tekanan mereka semakin besar karena pada kesempatan berikutnya mereka akan berhadapan dengan Man City dan Chelsea. Kekuatan dua lawan ini membuat mereka harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin poin sebelum menghadapi dua tim besar ini.