Pelatih yang menangani Chelsea, Liam Rosenior, mengakui kalau mereka sempat mengambil keputusan buruk. Dia mengaku menyesal karena keputusan ini terjadi ketika mereka beada pada fase-fase penting. Pernyataan ini dia sampaikan di depan publik setelah pertandingan terbaru mereka melawan Lili Putih.
Rasa Kecewa Liam Rosenior
Pria yang menempati peran sebagai pelatih kepala di Stamford Bridge, Liam Rosenior, tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. Meski sempat berusaha untuk disembunyikan, awak media masih bisa dengan jelas melihat ekspresi ini dari wajah pelatih Chelsea. Dia tidak bisa menyembunyikan ekspresi ini setelah mereka secara mengejutkan kalah dari Leeds United. Padahal pada pertandignan di hari Selasa malam itu, The Blues sempat memberi harapan ke penggemar mereka. Tim dari Stamford Bridge ini sempat memimpin pertandingan dengan 2 gol. Tapi akhirnya mereka di ujung pertandingan harus merelakan keunggulan ini dan merelakan poin kepada lawannya.
Pelatih yang mengurus strategi bermain The Blues ini sempat berharap untuk menjadi pelatih kedua dari Inggris yang memenangkan 5 pertandingan pertamanya di Liga Primer. Tapi harapan ini harus pupus seiring dengan gagalnya mereka mendapatkan 3 poin di akhir laga. Dari menit pertama, pemain Chelsea tampil dengan sanagt meyakinkan. Sampai pertandingan hanya menyisakan waktu kurang lebih 25 menit sampai berakhir, The Blues berhasil mempertahankan posisi unggul mereka dengan 2 gol sebagai selisih. Tapi disini mereka mulai lengah. Para pemain Leeds United mulai melihat celah dalam permainan lawan mereka. Perlahan tapi pasti mereka mulai membangun serangan balik. Gol demi gol berhasil mereka cetak sampai akhirnya ketika wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir, dua tim dinyatakan dalam posisi imbang. Dalam waktu kurang dari 25 menit, Leeds United berhasil mencetak 2 gol dan memaksa The Blues pulang dengan hanya membawa 1 poin yang dibagi bersama.
Gol dari Pemain Chelsea
Pertandingan ini seharusnya bisa menjadi mimpi manis untuk Chelsea. Joao Pedro berhasil mencetak gol pembuka mereka dengan sangat manis. Kemudian Cole Palmer berhasil mengeksekusi tendangan dari titik penalti dengan tepat. Dua gol ini berhasil menempatkan The Blues unggul di sebagian besar periode pertandingan. Tapi akhirnya mereka harus terpukul. Lukas Nmecha berhasil merobek gawang mereka dengan tendangan langsung yang mengarah ke gawang. Kemudian sepakan sederhana dari Noah Okafor memastikan tim lawan berhasil mengejar ketertinggalan mereka. Ketika The Blues gagal mencetak gol tambahan di waktu yang tersisa, dua tim ini dipastikan harus pulang dengan berbagi poin.
Awak media sempat mengelilingi Liam Rosenior untuk mendapatkan tanggapannya tentang hasil pertandingan ini. Tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya, pelatih The Blues ini mengakui kalau pertandingan ini lucu. Dia merasa kecewa karena Chelsea yang seharusnya bisa tampil dominan dalam pertandingan ini justru harus dipaksa berbagi poin dengan lawan mereka yang harus bermain dengan terengah-engah.
Liam Rosenior Bereaksi atas Kekalahan Chelsea
Penggemar Chelsea juga tidak luput memberikan kritik mereka untuk pertandingan ini. Moises Caicedo dikritik penggemar setelah dianggap memberikan penalti yang seharusnya tidak diperlukan ketika Leeds berhasil memotong selisih poin menjadi setengah. Kritik semakin tajam ketika bagian belakang The Blues juga berbuat ulah dan menciptakan kesalahan mereka sendiri hanya 6 menit setelahnya.
Pelatih kelahiran Inggris ini menyampaikan pandangannya kepada awak media. Dia mengatakan ada 2 momen penting dalma peratndingan ini yang gagal mereka atasi dengan baik. Dalam dua momen itu, mereka gagal untuk bermain dengan tetap tenang. Dalam pandangan pelatih The Blues ini, Moises Caicedo adalah seorang pemain yang luar biasa. Dia selalu bisa bermain dengan baik. Tapi mereka membuat keputusan buruk, termasuk ketika bicara tentang kronologi pemain sampai di titik tertentu. Mereka membuat beberapa keputusan buruk tentang cara mereka bermain menekan di momen tertentu. Akibatnya mereka memberikan penalti yang tidak perlu. Kesalahan ini menurutnya sangat fatal karena seharusnya Leeds United tidak punya peluang untuk mencetak gol atau sekadar menciptakan peluang untuk menyerang balik dalam pertandingan ini.
Dia juga menegaskan selalu berharap untuk bisa melihat beberapa dari kualitas permainan mereka tampil di pertandingan ini. Dia berharap untuk bisa melihat penguasasan bola, tekanan, dan energi yang baik. Kehilangan hal-hal penting ini menjadikan pertandingan ini pil yang pahit yang terpaksa harus mereka telan. Pertandingan ini menyisakan memori buruk karena pertandingan yang harusnyas berhasil mereka menangkan jusru berbalik menyerang mereka.
Liam Rosenior juga kemudian menambahkan kalau kesalahan mereka juga tidak terlepas dari penalti. Lawan melakukan umpan jauh dan bermain dengan penuh energi. Mereka mengambil kesempatan kedua untuk menyerang. Disini letak kesalahan fatal pemain Chelsea. Pemainnya justru menyentuh bola dengan tangan, kesalahan fatal yang seharusnya tidak boleh terjadi untuk tim sekelas mereka.
Dia menambahkan kalau wasit menetapkan pelanggaran ini sebagai handball. Mereka kemudian mengganti pemain, tapi gagal mengamankan bola. Justru Leeds United yang mencetak gol. Kemudian selama 25 menit kemudian, mereka harus menghadapi gelombang serangan yang terus menerus. Merkea hanya harus memastikan kalau mereka bisa mengatasi perubahan mendadak ini dengan baik, tetap profesional, dan tenang.
Menurutnya, pertandingan ini tidak tentang bereaksi pada kegagalan. Dia berpikir kalau akan ada momen dalam sepakbola ketika mereka tidak selamanya berada di puncak. Menurutnya yang membuat lucu pertandingan ini adalah lawannya berhasil mencetak 2 gol dalam rentang waktu hanya 5 menit. Sementara untuk nyaris semua waktu di pertandingan ini, mereka jelas bermain jauh lebih unggul dan mematikan.
Chelsea menjadi sorotan penggemar mereka dalam pertandingan ini. Fans mengkritik pemain Chelsea terutama di bagian belakang karena dianggap melakukan kesalahan fatal. Tapi Palmer juga tak boleh terlewatkan dari pantauan ini. Pemain The Blues ini juga melakukan salah satu kesalahan terburuk di musim ini. Kesalahan yang dilakukannya di menit-menit terakhir pertandingan semakin menambah dalam luka yang harus diderita pemain Liam Rosenior.
Chelsea setidaknya masih bisa berjalan di jalur yang tepat. Mereka bisa memperkecil selisih mereka dengan Manchester United yang berada persis di atas mereka di klasemen EPL. Tapi harapan ini kembali harus terkikis setelah Manchester United menahan imbang West Ham United. Gol yang dicetak Benjamin Sesko di akhir pertandingan membuat dua tim ini pulang dengan poin sama.
Situasi klasemen EPL sekarang menempatkan Liverpool di peringkat 6 dan Brentford di peringkat 7 dipisahkan oleh 5 poin. Dua tim ini akan masing-masing melawan Sunderland dan Arsenal dalam beberapa waktu nanti.

