Liverpool sedang dihadapkan dengan masalah besar. Mereka bisa saja membangun reputasi positif setelah berhasil membawa trofi juara EPL di musim lalu. Tapi beberapa pertandingan terakhir justru menunjukkan kondisi yang cukup mengkhawatirkan. Tim yang dibina oleh Arne Slot ini justru harus berhadapan dengan sederet kekalahan dalam beberapa pertandingan terakhir mereka. Seperti saat berhadapan dengan Crystal Palace di final Community Shield, The Reds justru harus menelan kekalahan lewat babak adu penalti. Masalah mereka seolah tak berhenti dengan kondisi pemain yang belum membaik, seperti yang dihadapi oleh Hugo Ekitike.
Alasan Arne Slot Tarik Hugo Ekitike
Pelatih kepala Liverpool, Arne Slot, tengah disorot oleh publik. Sorotan ini tidak terlepas dari keputusannya untuk melakukan pergantian pemain atas Hugo Ekitike. Keputusan ini diambilnya sebelum pertandingan melawan Crystal Palace berakhir di babak kedua. Bukannya mendapat apresiasi, tak sedikit penggemar yang justru mengaitkan keputusan ini dengan kekalahan yang harus mereka telan secara mengejutkan dari sang lawan.
Pemain depan yang pernah membela Paris Saint-Germain dan Eintracht Frankfurt ini tampak masih harus berjuang. Ia butuh waktu lebih lama dari harapan penggemar dalam pertandingan yang digelar di Stadion Wembley ini. Tapi penantian ini berbuah. Ia berhasil memecah kebuntuan dengan mencetak gol pada menit ke-4 pertandingan. Serangannya melesat dengan mulus ke pojok gawang, membuat Crystal Palace harus berjuang lebih keras untuk bisa mengungguli mereka.
Tidak Berdampak
Meski demikian, semua upaya yang dilakukannya seolah tidak berdampak. Crystal Palace justru secara mengejutkan berhasil tampil dengan kuat pada pertandingan ini. Dua babak yang mereka jalani rupanya masih belum cukup membuat Liverpool unggul dari jumlah gol. Kedua klub sama-sama berhasil mencetak 2 gol ke gawang lawan masing-masing. Situasi ini masih terus bertahan sampai akhir babak kedua. Wasit pun kemudian memilih untuk memperpanjang pertandingan dengan mengaktifkan babak adu penalti. Sayangnya, disinilah momen buruk bagi The Reds terjadi. Hanya ada 2 pemain mereka yang bisa mencetak gol ke gawang lawan. Sementara Crystal Palace berhasil unggul dengan selisih 1 gol. Akibatnya, wasit menyatakan Crystal Palace menang dalam pertandingan ini.
Sebenarnya posisi Hugo Ekitike di Liverpool cukup baik. Sekarang dirinya menjadi satu-satunya pemain depan andalan The Reds. Posisi ini diraihnya setelah Darwin Nunez memilih untuk bergabung ke Al Hilal dengan transfer senilai 46 juta poundsterling. Tapi Arne Slot punya pandangan berbeda. Pelatih The Reds ini justru menariknya keluar dari lapangan hanya setelah 71 menit jalannya pertandingan pada hari Minggu sore waktu setempat ini. Ia kemudian menempatkan Alexis Mac Allister sebagai gantinya. Tidak hanya mengganti pemain, ia juga mengubah pendekatan bemrain mereka menjadi lebih banyak bertahan.
Arne Slot kemudian mencoba menjabarkan alasan di balik keputusannya ini. Kepada awak media, ia mengungkap alasannya menarik pemain kelahiran Perancis ini lebih awal. Ia berujar kalau keputusan ini dilakukan untuk mencegah risiko cedera lebih lanjut menjelang dimulainya kompetisi Liga Primer. Ia berujar kalau pemain yang dimaksud memberikan dampak positif pada pertandingan ini. Tapi ia juga adalah sosok pemain yang baru saja bergabung dengan mereka, tepatnya saat tim ini sedang menjalani tur pramusim.
Pertimbangan Arne Slot atas Hugo Ekitike
Dalam kesempatan yang sama, seperti dibahas di situs 12Bet daftar, pelatih Liverpool ini berujar kalau baginya, dengan hanya 3 atau 4 hari sebelum pertandingan pada hari Jumat tersebut, bukan langkah yang cerdas untuk memainkan Hugo Ekitike secara penuh. Menurutnya, mereka masih memiliki Federico Chiesa, tapi ia tidak bermain bersama mereka di tur pramusim. Kondisi ini meninggalkan mereka dengan tidak cukup banyak pemain untuk bisa ditempatkan sebagai pengganti.
Dengan kondisi ini, pelatih Liverpool ini berujar kalau Hugo Ekitike mengalami cedera pada momen seperti ini, mereka akan berhadapan dengan masalah besar. Dalam pertandingan mendatang, mereka harus menghadapi Newcastle United, Arsenal, hingga Bournemouth. Dengan menariknya pada pertandingan tersebut, ia berharap pemain ini bisa tampil dengan jauh lebih prima pada pertandingan-pertandingan yang akan datang.
Di sisi lain, rasa bahagia mereka dari gol pembuka yang dicetak oleh Hugo Ekitike dengan cepat terpadamkan saat pertandingan di Wembley. Pelanggaran yang dilakukan Virgil van Dijk terhadap Ismaila Sarr membuat lawan mereka mendapatkan kesempatan untuk berada di titik penalti. Kesempatan ini digunakan dengan sempurna oleh Jean-Philippe Mateta yang berhasil mencetak gol penyeimbang dari titik yang sama.
Pemain baru yang didatangkan Liverpool, Jeremie Frimpong, kemudian berhasil menempatkan The Reds kembali unggul. Ia berhasil melakukan serangan di menit ke-20 dengan posisi menyilang dari titik gawang lawan. Di saat bersamaan, penggemar melakukan selebrasi sambil mengenang mantan pemain mereka, Diogo Jota, dan sauddaranya ANdre Silva. Meski demikian, serangan balik yang dilakukan oleh Crystal Palace kembali menempatkan mereka unggul dari sang juara bertahan LIga Primer.
Harvey Elliott, Mac Allister, dan Mohamed Salah kemudian tidak berhasil mempertahankaan posisi mereka dalam pertandingan ini. Seolah ingin memberikan kabar penyemangat, Arne Slot hanya menyampaikan kalau timnya masih beruntung. Dengan kondisi permainan yang begitu buruk, para pemain Liverpool sudah cukup beruntung untuk tidak kalah sejak pertandingan masih berjalan dengan waktu normal.
Kepada awak media, pelatih Liverpool ini mengatakan kalau sebenarnya tidak ada masalah yang cukup serius dalam pertandingan ini. Tidak ada masalah kecuali tim yang lain gagal mencetak dua penalti dan mereka masih kalah dalam rentang 5 penalti, suatu kondisi yang menurutnya tidak membantu sama sekali. Tapi secara umum, ia beranggapan kalau pertandingan ini cukup berhasil karena mereka masih bis amencetak 2 gol. Ia beranggapan kalau mereka masih bisa mengendalikan pertandingan hingga pada titik mereka ditahan imbang oleh lawan, Kemudian secara mengejutkan, meski mereka masih punya peluan,g untuk menang, mereka justru tidak bisa mengendalikan pertandingan.
Arne Slot kemudian mengatakan kalau sampai pada titik skor 2-1, ia masih beranggapan kalau mereka bisa menang. Tapi ketika skor menunjukkan angka seimbang, ia berpikir kalau mereka akan cukup beruntung jika bisa melaju ke babak penalti.
Liverpool, yang sekarang harus bermain tanpa peran Ryan Gravenberch usai cuti setelah kelahiran anaknya, kini hanya punya 4 hari untuk bisa pulih sebelum menjalani musim Liga Primer Inggris. Untuk laga pertama, mereka akan menghadapi Bournemouth di Stadion Anfield pada hari Jumat malam mendatang.