Aston Villa Tak Tertarik Ubah Status Douglas Luiz

Aston Villa masuk dalam jajaran klub yang sedang mempersiapkan diri mereka untuk musim panas yang akan segera tiba. Di musim ini, tim-tim akan mendapatkan waktu sekali lagi untuk mengatur ulang rencana mereka dengan tim yang ingin mereka bangun. Dalam periode kurang lebih 2,5 bulan, tim-tim diberikan waktu untuk melepaskan pemain lama, memperbarui kontrak yang bertahan, sampai mendatangkan yang baru. Bagi Aston Villa, tak semua pemain yang ada sekarang akan mendapatkan kabar manis di musim panas nanti. Beberapa pemain akan segera disudahi kontraknya, seperti Douglas Luiz. Ketika tim ini berada di ambang lolos kualifikasi Liga Champions, mereka mengungkap rencana yang akan mereka terapkan.

Rencana Aston Villa untuk Douglas Luiz

Menjelang kedatangan bursa transfer, Aston Villa perlahan-lahan sudah mulai mengambil keputusan tentang beberapa pemain mereka. Ada beberapa yang dipertahankan, sedangkan yang lain akan segera dilepas. Salah satu pemain yang mereka rencanakan akan segera dilepas untuk musim panas nanti adalah Douglas Luiz. Pemain ini sampai sekarang berstatus sebagai pinjaman mereka. Tapi setelah memperhatikan kinerjanya sejak hari pertama bergabung, tim ini memilih untuk tidak meningkatkan statusnya menjadi pemain permanen mereka.

Mereka sempat melepaskan pemain kelahiran Brasil ini ke Juventus. Mereka sempat mendapatkan pemasukan tambahan 42,5 juta poundsterling ketika kesepakatan ini tercapai pada tahun 2024. Tapi bergabung di Turin benar-benar tidak banyak membantunya untuk mencapai karir yang dia harapkan.

Karir yang tidak berkembang membuatnya terpaksa harus mengubah haluan. Waktu itu, dia baru menjalani setengah periode dari waktu seharunay bersama Nottingham Forest. Ketika tahun berganti, karirnya tidak menunjukkan tanda-tanda perkembangan yang diharapkan. Nottingham Forest kemudian akhirnya mengambil keputusan mereka. Tim ini memberikan izin kepada Douglas Luiz untuk kemudian kembali ke tim asalnya di Aston Villa.

Peran Douglas Luiz di Villa

Meninggalkan Nottingham Forest dan kembali ke Aston Villa juga bukan keputusan yang mudah. Bermain di Aston Villa awalnya diharap akan lebih banyak membantunya untuk bangkit. Bermain di tim induk yang awalnya dia pilih untuk bergabung sempat diharapkan akan bisa kembali membantu pemain ini untuk menemukan lagi aspek permainannya yang hilang. Tapi semua harapan ini tidak berjalan dengan cukup mulus. Peran yang diberkan kepadanya sebagai gelandang tengah tidak terlalu berjalan dengan mulus.

Tapi tetap saja, kalau berkaca dari banyak pertandingan yang mereka lalui, Aston Villa masih memandang Douglas Luiz sebagai bagian penting dari permainan mereka. Pelatih mereka, Luis Diaz, sampai sekarang masih sering terlihat menggunakan tenaganya dalam banyak permainan mereka. Bahkan sempat beredar kabar kalau dia akan masuk dalam daftar skuad mereka untuk bertanding dalam kejuaraan penting mereka, baik itu di Liga Eropa atau Liga Inggris.

Tapi sekarang, situasi sudah berubah dengan cepat. Menjelang waktu penting di musim panas, Aston Villa melakukan evaluasi untuk semua pemain mereka. Nama-nama yang dianggap tidak terlalu berperan penting dalam proyek baru di musim yang baru langsung dikenakan sanksi serius dari tim. Sayang meski sempat punya harapan kalau pemain ini masih punya masa depan bersama mereka, Aston Villa sekarang punya pandangan baru. Bagi mereka, memulangkan kembali gelandang tengah ini ke Juventus dianggap sebagai langkah yang tidak dapat dihindari.

Tak Berencana Perpanjang Kontrak

Aston Villa sampai sekarang masih mempelajari klausul yang mengikat mereka dengan Juventus. Langkah ini sangat penting untuk bisa membantu mereka bisa mendapatkan semua yang tim ini harapkan dengan rencana yang mereka buat sekarang. Bagi Aston Villa, mereka sadar kalau tidak ada klausul dalam kontrak sekarang yang mengharuskan mereka untuk menjadikan Douglas Luiz sebagai nama permanen dalam daftar skuadnya. Tapi kontrak yang merkea jalin juga mencantumkan opsi untuk melakukan hal ini. Opsi ini memberikan mereka ruang untuk mengubah status pemain ini menjadi permanen. Angka yang harus mereka keluarkan kalau ingin mengaktifkan ketentuan ini sudah dipatok di 23 juta poundsterling.

Angka ini jadi pertimbangan serius bagi mereka. Di satu sisi, mereka bisa mendapat manfaat dari kemungkinan ini. Mereka bisa mendapatkan kembali seorang peamin dengan angka transfer tengah dari yang mereka keluarkan di 2 tahun lalu. Tapi mereka juga harus mempertimbangkan aspek lain yang tidak kalah penting.

Bagi sebuah klub, nilai seorang pemain tidak melulu hanya tentang valuasi pasar dan gaji mingguan. Mereka juga harus mempertimbangkan kemampuan riil pemain yang diincar di tengah lapangan. Statistik menunjukkan kalau Douglas Luiz telah menjalani 9 pertandingan bersama mereka, terhitung dari menit pertama. Ada juga 7 pertandingan lain yang dia warnai sebagai pemain pengganti untuk musim ini. Variasi tugas ini dan jumlah yang dia dapatkan sampai titik ini setidaknya mengisyaratkan kalau pemain ini sebenarnya punya potensi besar yang siap untuk meroket jika dimanfaatkan dengan tepat.

Tapi sepertinya bagi Aston Villa, mereka tidak punya banyak waktu dan sumber daya yang tepat untuk mengejar proyek ini. Di mata mereka, paling tidak sekarang bukan waktu yang paling tepat untuk mengejar proyek ini. Daripada harus mempertahankan Douglas Luiz, mereka lebih memilih untuk mencari alternatif lain dengan kemampuan yang kurang lebih sama, tapi dengan beban finansial yang lebih terjangkau.

Kalau bicara tentang Douglas Luiz, pemain Aston Villa ini telah mewarnai karirnya dengan beberapa pertandingan signifikan untuk musim ini. Kiprahnya yang terbaru berjalan selama 90 menit ketika dia turun bertanding bersama Lille. Dalam pertandingan terakhirnya ini, dia bermain dengan ciamik sampai membantu timnya menang 2-0 dari Lille. Berkat kemenangan ini, Aston Villa berhasil meraih kemenangan mereka di leg kedua dalam babak 16 besar Liga Eropa.

Tapi sekarang pertandingan itu sudah lama berlalu. Kalau dihitung dari terakhir kali dia merumput., sudah berjalan 2 bulan sejak pemain ini menjalani lebih dari 23 menit dalam sebuah pertandingan. Kalau dilihat, memang statistiknya bersama mereka tidak terlalu menjanjikan. Bahkan dengan Amadou ONana dan Boubacar Kamara yang juga cukup lama menempati bangku pemain cadangan, Unai Emery sepertinya tidak terlalu memandang Douglas Luiz sebagai pemain alternatif yang bisa membantu mereka mengalahkan lawan-lawannya. Sekarang dengan mereka menghadapi keterbatasan untuk gerak di bursa transfer karena aturan kebijakan finansial UEFA, tim ini tak bisa gencar mengeluarkan uang untuk mendatangkan pemain baru. Satu-satunya cara untuk mengatasi keterbatasan ini adalah dengan mengeluarkan pemain dari kelas elite.