Conor Gallagher Siap Bawa Tottenham Menang

Tottenham Hotspur mungkin tidak akan bisa mendapatkan tempat di posisi atas Liga Primer ketika musim ini nanti berakhir. Tapi Igor Tudor masih belum menyerah. Di minggu 29 kompetisi, mereka sudah menyiapkan diri untuk menghadapi Crystal Palace. Belajar dari kesalahan sebelumnya, pelatih interim Spurs ini sekarang menyiapkan kartu rahasia untuk menghadapi pertandingan ini. Bukan lagi Mathys Tel, tapi Spurs akan mencoba menghantam permainan Palace dengan menerjunkan Conor Gallagher. Fans sekarang menanti apa benar strategi ini bisa menyelamatkan wajah mereka dan pelatihnya.

Spurs Siapkan Conor Gallagher untuk Lawan Palace

Pemain yang menempati bagian sayap di Tottenham Hotspur, Conor Gallagher, bisa jadi akan memainkan peran sentral dalam pertandingan mereka berikutnya. Spurs sekarang sedang menyiapkan diri mereka untuk menghadapi pertandingan berikutnya di hari Kamis yang akan datang. Pada hari ini, Spurs akan kembali dihadapka pada satu pertanyaan. Apakah mereka akan kembali kalah dan terpuruk atau justru mereka bisa bangkit dan membalik semua rasa skeptis tentang tim ini? Bagi Igor Tudor, pertandingan ini semakin penting karena sampai sekarang mereka belum bisa menang 1 kali saja. Di tengah tekanan yang kuat dari penggemar untuk bisa melihat hasil baik setelah beberapa kali kalah, pelatih interim Spurs ini sekarang siapkan Conor Gallagher untuk menjadi kartu as mereka saat melawan Palace nanti.

Pemain yang mereka pinjam dari Elang ini sudah lama berjuang untuk bisa memberikan dampak bagi permainan Spurs. Perjuangan sudah dimulai dari hari pertama dia bergabung dengan mereka di bulan Januari lalu. Spurs waktu itu harus mengeluarkan dana sampai 40 juta poundsterling demi bisa merayu Atletico Madrid agar mau melepaskan pemain ini. Angka yang sangat besar ini belum pernah diberikan untuk pemain manapun di formasi mereka sekarang. Otomatis dia menjadi pemain dengan angka transfer terbesar dalam formasi mereka sekarang. Tapi angka fantastis yang mereka keluarkan untuk membiayai transfer ini masih belum berbuah. Sampai sekarang, fans Tottenham asih belum bisa mendapatkan hasil sepadan dair investasi masif yang mereka lakukan.

Fans Spurs masih berharap kalau dana besar yang mereka investasikan kepada pemain ini akan segera berbuah. Sampai hari ini, Conor Gallagher hanya bisa mencetak 1 kali asist yang didapatkannya dari 7 pertandingan yang mereka berikan di semua kompetisi. Dari semua pertandingan itu, tidak semuanya bisa dia selesaikan sampai pertandingan berakhir. Ketika melawan Fulham, dia misalnya hanya bertahan selama 58 menit. Sementara ketika mereka melawan Arsenal, pemain yang sama hanya bisa bertahan selama 62 menit. Jam yang minim kembali membuat fans kecewa karena seharusnya sebagai pemain baru, dia seharusnya langsung dipercaya untuk bermain penuh. Kekecewaan penggemar bertambah karena dalam 2 pertandingan tadi, Tottenham selalu kalah. Dalam pertandingan di hari Minggu, mereka kalah 1-2 dari Fulham. Sedangkan yang satunya ketika menjalani derbi London utara dengan Arsenal, tim ini kalah 1-4.

Dipercaya Igor Tudor

Permainannya yang buruk rupanya tidak selamanya langsung membuatnya kehilangan jatah bermain. Berbeda dengan fans yang kecewa dengan permainan buruknya, pelatih mereka sekarang justru mengambil pendekatan berbeda. Pemain kelahiran Inggris ini masih mendapatkan kepercayaan baik dari pelatih interim mereka, Igor Tudor. Ada anggapan kalau hal ini tidak terlepas dari gaya bermain yang diterapkan Tudor. Gaya bermain dengan sistem energi tinggi yang dia terapkan di Tottenham akan sesuai dengan gaya bermain yang ditunjukkan Conor Gallagher. Tapi sampai sekarang publik masih menanti apakah mantan pemain Atletico Madrid ini pada akhirnya aka mendapat tempat langsung di formasi skuad utama mereka.

Sebenarnya kalau melihat semua pemain yang mereka miliki sekarang, Pape Sarr adalah kandidat yang paling cocok untuk menjadi ujung ombak permainan mereka. Tapi Conor Gallagher masih memiliki catatan pribadi yang menarik untuk dijajaki lebih lanjut kalau harus bicara tentang pertandingan di hari Kamis nanti.

Alasan Conor Gallagher Pegang Peran Sentral

Dari catatan 12Bet alternatif, pemain yang dulu sempat tergabung di Chelsea ini sebenarnya tidak sama sekali mandul. Selama masih bergabung sebagai pemain di The  Blues, dia berhasil mencetak 4 gol bagi mereka di Liga Primer saat melawan Crystal Palace. Jumlah ini menjadi yang terbanyak dalam catatan gol pribadinya ketika berhadapan dengan satu klub dalam kompetisi ini.

Conor Gallagher mencetak gol pertamanya ke gawang Palace ketika masih menjalani pinjaman di West Bromwich Albion di musim 2020/21. Dia sukses mencetak gol penghibur bagi West Bromwich. Seandainya waktu itu gol ini tidak tercipta, West Bromwich akan sangat kehilangan muka. Bukan tanpa sebab, dalam pertandingan ini, Palace sukses membuat mereka babak belur. Mereka memang berhasil mencetak 1 gol. Tapi pemain Palace sukses membuat permainan mereka hancur lebur berkat 5 gol yang dikandaskan langsung ke gawang West Bromwich.

Setelah tugas peminjamannya yang berhasil cukup baik di musim 2021/22 dan kembali ke Stamford Bridge di musim 2022/23, pemain yang sama kembali menambahkan jumlah golnya. Dia mencetak gol pamungkas di menit ke-90 untuk memastikan kemenangan The Blues di Selhurst Park. Di pertandingan ini, The Blues berhasil menang tipis 2-1 atas lawan mereka. Pemain berusia 26 tahun ini kemudian mencetak gol di tempat yang sama di bulan Februari. Waktu itu, Chelsea kembali berhasil menang, kali ini dengan selisih lebih besar, 3-1. Dengan empat gol ini, dia berhasil mencatatkan rekor pribadi yang sebenarnya cukup baik. Empat gol ini menjadi yang terbanyak yang pernah dicetaknya ke gawang satu klub di semua kompetisi.

Kalau dilihat, Conor Gallagher memang punya kesempatan dan peluang untuk tampil dalam formasi Igor Tudor untuk pertandingan di hari Kamis nanti. Dia punya catatan mengesankan ketika menghadapi Crystal Palace. Tapi pelatih interim Spurs ini tidak boleh ragu untuk mempertimbangkan faktor lain, termasuk kemungkinan untuk menempatkannya di posisi lain selain depan.

Randal Koolo Muani gagal memenuhi ekspektasi penggemar saat melawan Fulhams etelah mencetak gol di laga derbi London utara. Sementara Dominic Solanke masih terus berjuang untuk bisa memberikan dampak signifikan di bagian depan. Tapi Richarlison akhirnya bisa kembali masuk dari bangku pemain cadangan. Dia berhasil mencetak gol ke-8 untuk musim ini di Craven Cottage. Angka ini paling tidak 2 kali lipat dari gol terbanyak yang pernah dicetka pemain Spurs untuk musim ini. Sementara Mathys Tel bersinar dengan caranya sendiri, yaitu melakukan asist. Apakah nanti Tudor menggunakan formasi 3-4-1-2, 4-4-2, atau 4-2-3-1, Mathys Tel dan Richarlison punya kesempatan untuk tampil di depan, tapi apakah mereka akan benar-benar terjun masih akan bergantung pada keputusan Tudor dan stafnya.