Apa yang Akan Terjaid dengan Rodri?

Pemain dari Manchester City, Rodri, kembali mendapat sorotan. Penggemar mereka sempat bernafas lega setelah pemain yang sempat absen untuk waktu lama akhirnya bisa kembali tampil bersama mereka. Tapi kegembiraan penggemar Manchester City hanya bertahan sementara. Pemain yang sama yang mereka nantikan dari lama sekarang kembali berada dalam sorotan. Penggemar sekarang menanti apa yang akan terjadi berikutnya dengan pemain mereka setelah memberikan komentar tehradap wasit yang memimpin pertandingan di Piala FA.

Sanksi dari FA untuk Rodri

Asosiasi Sepakbola Inggris atau FA telah memberikan sanksi kepada gelandang asal Manchester City, Rodri. Sanksi ini mereka berikan sebagai tanggapan atas komentar yang dibuatnya tentang pelatih yang memimpin pertandingan Manchester City melawan Tottenham Hotspur. Dua tim ini sempat bertemu di awal bulan ini dalam partai Liga Primer. Cityzens sempat diunggulkan untuk bisa tampil dominan dari menit pertama dan langsung mengandaskan lawannya. Tapi serangan mereka rupanya berhasil dimentahkan Spurs. Pertandingan kemudian berakhir dengan skor imbang 2-2 yang terus bertahan sampai akhir pertandingan.

Skuad Pep Guardiola awlanya sempat unggul 2-0 sampai babak pertama di pertandingan ini. Tapi kemudian mereka harus menelan pil pahit ketika Dominic Solanke berhasil mencetak gol pembuka bagi Spurs untuk pertandingan ini. Mereka memprotes kepada wasit yang memimpin pertandingan, Robet Jones, yang dianggap seharusnya menyatakan gol ini tidak sah.

Dari sudut pandang mereka., Solanke terlihat menendang bola melewati belakang kaki Guehi yang kemudian memaksa bola untuk bergerak melewati garis batas gawang. Jones kemudian menyatakan gol ini sah. Sementara wasit VAR memilih untuk tidak melakukan intervensi.

Kronologi Insiden Rodri

Manchester City memang tidak punya hubungan yang mesra dengan wasit VAR. Di beberapa pertandingan mereka sebelumnya seperti ketika melawan Wolverhampton Wanderers, Manchester United, sampai Newcastle United di bulan Januari, mereka juga mengalami hal serupa. Kejadian yang berulang kali membuat Rodri tidak bis amenahan diri dan mulai mempertanyakan nilai keadilan dari keputusan wasit.

Setelah pertandingan itu, Rodri langsung menyampaikan pandangannya. Dia mengatakan kalau mereka sudah menang terlalu banyak. Ada orang yang mungkin berharap Manchester City tidak perlu lagi menang lebih banyak, tapi wasite tetap harus bersikap netral. Baginya, yang terjadi dalam pertandingan itu jelas tidak netral. Dia mengatakan kalau tindakan wasit tidak netral karena mereka sudah bekerja keras dan sekarang harus bisa menghadapi keputusan ini dengan berlapang dada.

Tentu mereka disebutnya harus kembali bermain, tapi pada akhirnya, ketika semuanya selesai, mereka kecewa karena jelas terjadi pelanggaran. Solanke menendang kaki dan sudah pasti dengan dorongan dari tindakan ke bola ini, bola masuk. Dia kemudian menuntut semua orang untuk benar-benar bisa memperhatikan semuanya sampai ke hal yang paling detil. Semua harus dilakukan dengan penuh perhatian atau akan muncul kesulitan karena kompetisi ini berjalan dengan cara seperti ini. Menurutnya detil kecil sangat penting dan semua berarti. Insiden semacam ini membuat hari-hari berjalan dengan sangat sulit untuk Manchester City. Dia kemudian sempat mengatakan kalau biasanya dirinya tidak menyinggung wasit. Dia sangat menghormati tugas mereka. Tapi dia juga menegaskan kalau wasit juga harus bertindak dengan menghormati detil. Solanke menurutnya sudah terlalu jela menendang kaki.

Pernyataan Resmi FA

Tentang komentar yang dilepaskan pemain Manchester City tadi, pihak Asosiasi Sepakbola Inggris menolak untuk memberikan komentar setelah pertandingan City yang berakhir imbang dengan Spurs. Tapi penyelidikan formal terhadap komentar yang dilontarkan Rodri langsung dimuali setelahnya. FA kemudian emngeluarkan pernyataan resmi mereka pada hari Jumat.

Dalam pernyataan yang menjadi sikap resmi lembaga, FA mengatakan kalau Rodri dari Manchester City telah dinyatakan melanggar peraturan dalam kaitan dengan komentar yang dibuatnya setelah pertandingan Liga Primer Inggris melawan Tottenham Hotspur pada tanggal 1 Februari 2026. Menurut FA, pemain Manchester City tadi diduga melakukan tindakan yang tidak pantas dalam sebuah wawancara dengan media setelah pertandingan dengan menyampaikan komentar yang mengindikasikan penilaian bias dan/atau mempertanyakan integritas ofisial pertandingan dan/atau ofisial pertandingan. Menurut FA, hal ini merupakan pelanggaran jelas dari Aturan FA 3.1. Lewat pernyataan ini, mereka juga memberikan waktu sampai tanggal 18 Februari untuk pemain yang dimaksud memberikan tanggapan.

Pernyataan resmi dari FA tadi langsung menempatkan Rodri ke dalam pusat perhatian penggemar. Karena tindakannya yang mempertanyakan integritas ofisial pertandingan, gelandang Manchester City tadi harus berhadapan dengan risiko yang mengintai jelas di depan mata. Kalau FA merasa tidak puas dengan tanggapannya nanti, dia bisa saja diberikan sanksi larangan bertanding, belum lagi ditambah dengan kemungkinan denda.

Pada tahun 2023 yang lewat, mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, sempat diberikan larangan tampil di pinggir lapangan untuk 2 pertandingan. Dia juga diwajibkan untuk membayar denda senilai 75 ribu poundsterling. Kombinasi sanksi ini diberikan kepadanya setelah menuduh wasit Paul Tierney melakukan tindakan yang merugikan The Reds.

Sayangnya sampai sekarang belum ada aturan yang memberikan patokan jelas tentang hukuman yang bisa dikenakan kepada mereka yang diduga melanggar peraturan FA ini. Akibatnya, hampir semua sanksi yang diberikan kepada mereka yang terlibat mengacu pada kasus- kasus sebelumnya.

Kalau memang akhirnya FA memberikan sanksi kepada Rodri, maka sanksi ini akan mendatangkan pukulan yang sangat serius bagi Manchester City. Pep Guardiola sekarang sedang berusaha keras untuk bisa mengejar ketertinggalan mereka dengan Arsenal. Tim ini akhirnya bisa bangkit di pertengahan musim yang baru setelah sempat gagal tampil di paruh pertama. Tapi sekarang sanksi yang mungkin diterapkan ke kaptennya pasti akan membuat langkah mereka semakin sulit.

Manchester City sekarang sedang menempati peringkat 2, persis di bawah Arsenal, dalam klasemen Liga Primer. Mereka hanya terpisah 4 poin dari Arsenal yang masih aman di puncak. Posisi dua tim ini masih bleum banyak berubah setelah Manchester City kehilangan tambahan 2 poin setelah melawan Brentford. Hasil imbang 1-1 di akhir pertandingan membuat mereka hanya bisa mengoleksi 1 poin dari pertandingan di hari Selasa.

Skuad Guardiola sekarang akan dijadwalkan untuk bertarung melawan Salford City dalam babak keempat Piala FA di hari Sabtu nanti. Mereka kemudian akan mengakhiri bulan Februari dengan menjalani 2 laga Liga Primer Inggris. Pertama mereka kana menghadapi Newcastle United di kandang sendiri, sebelum bertamu ke Leeds United. Manchester City kemudian akan mengawali bulan Maret dengan melawan Nottingham Forest. Dua tim ini di dijadwalkan untuk bertarung sebelum sesi reses jadwal internasional tahun ini di minggu berikutnya.