Liverpool sudah punya rencana untuk mereka wujudkan di musim panas nanti. Beberapa dari rencana ini justru sudah dimulai dari sekarang. Tim khusus mereka sudah mulai membuka pembicaraan dengan beberapa nama yang ingin mereka targetkan untuk musim panas nanti. The Reds sempat berencana untuk merekrut striker dari RB Leipzig, Yan Diomande. Tapi rencana ini akhirnya harus mereka tangguhkan karena alasan tertentu. Peristiwa ini terjadi di waktu yang nyaris bersamaan ketika muncul komplikasi tentang status mereka dengan Mohamed Salah.
Liverpool Tunda Datangkan Yan Diomande
Liverpool terpaksa menunda upaya memreka untuk mendatangkan pemain baru dari Jerman. Beberapa waktu lalu tersiar kabar kalau The Reds tertarik untuk melakukan negosiasi dengan pemain RB Leipzig dari pos striker, Yan Diomande. Mereka tertarik dengan kemampuan striker ini untuk bisa meningkatkan kemampuan tempur mereka terutama di bagian depan. Tapi langkah ini terpaksa mereka hentikan atau lebih tepatnya ditunda. Keputusan ini diambil Liverpool setelah menghadapi beberapa komplikasi tidak terduga. Dari informasi awal yang kami terima, komplikasi ini ada kaitannay dengan agensi pemain yang emreka incar dan hak terkait citra pemain ini.
Keputusan ini mereka ambil di tengah upaya tim ini untuk mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya. Semua pemain The Reds sekarang sedang bersiap untuk pertandingan mereka yang akan datang melawan Sunderland. Pertandingan dua tim dari EPL ini menurut jadwal akan dilangsungkan pada hari Rabu yang akan datang. Pertandingan ini menjadi sangat penting bagi The Reds. Semua pemain berharap kalau pertandingan ini akan menjadi kabar baik bagi mereka setelah terakhir kalah dari Manchester City. Pertemuan dua tim yang berada di puncak klasemen EPL ini rupanya tidak berhasil membuktikan kalau Liverpool yang berada di puncak klasemen masih lebih superior. Manchester City yang menjadi lawan mereka untuk pertandingan ini sukses membawa pulang 2 gol. Dengan hanya 1 yang berhasil mereka cetak sampai detik terakhir, Cityzens yang dianugerahi wasit sebagai pemenang.
Alasan Targetkan Yan Diomande
Di mata banyak orang, Liverpool mungkin dianggap sudah cukup baik setelah sampai sekarang berhasil mempertahankan posisi mereka di 10 peringkat teratas di klasemen EPL. Tapi ada fakta lain yang menunjukkan kalau Liverpool kembali harus berhadapan dengan mimpi buruk mereka. Ketika kompetisi sudah memasuki tahap akhirnya, The Reds cenderung mengalami penurunan kinerja. Statistik bermain mereka sampai sekarang menunjukkan kalau tim ini mulai melemah. The Reds hanya berhasil mencetak 40 gol sampai titik ini. Jumlah ini menjadikan mereka sebagai tim dengan peringkat 6 dalam jumlah gol terbanyak di kompetisi sekarang. Kalau dibandingkan dengan Manchester City dan Arsenal yang menjuarai peringkat 2 teratas, sangat masuk akal kalau tim ini memilih untuk kembali terjun di musim panas nanti. Ada beberapa pemain dari sudut pandang pengamat yang harus diprioritaskan The Reds untuk musim panas nanti. Tapi salah satu yang paling menjadi perhatian mereka adalah gelandang.
Untuk posisi ini, Liverpool cukup yakin kalau sosok Yan Diomande adalah pemain yang tepat untuk proyek mereka. Pembicaraan awal sudah sempat mereka lakukan dengan perwakilan pemain ini. Langkah ini termasuk tahap awal dalam sebuah negosiasi transfer. Tapi secara mendadak, The Reds harus menghentikan rencana ini. Liverpool secara tiba-tiba mulai ragu kalau mereka harus melanjutkan usaha untuk mendatangkan gelandang dari RB Leipzig ini. Salah satu hal yang menjadi alasan mereka untuk ragu adalah hak citranya. Belakangan diketahui kalau hak citra untuk pemain ini masih menajdi milik dari agensinya yang sebelumnya. Menanggapi hal ini, Liverpool memang tidak langsung menghentikan begitu saja upaya mereka. Tim ini hanya memutuskan untuk menunda upaya negosiasi sampai mereka bisa mendapat kepastian tentang status hak ini.
Menerka Alasan Liverpool Targetkan Striker RB Leipzig
Tentang Yan Diomande yang menjadi incaran dari Liverpool, pemain yang sampai sekarang tergabung di Leipzig ini adalah seorang pemain yang dikenal cukup handal. Dia bisa bermain dengan minim masalah di bagian sayap kiri dan kanan. Tapi di banyak pertandingan, dia terlihat lebih lancar kalau ditempatkan di bagian sayap kanan. Sedangkan untuk formasi atau strategi bermain, pemain yang masih berusia 19 tahun ini dikenal cukup nyaman bermain ketika ditempatkan untuk menghuni bagian yang lebar atau sempit.
Di mata orang, usianya yang masih 19 tahun mungkin menjadi tanda tanya besar. Tapi pemain remaja ini sudah berhasil membuktikan kalau dia adalah pemain dengan bakat dan potensi yang luar biasa. Di usianya yang masih remaja, pemain ini sudah behrasil mencetak 7 gol. Dari serangannya juga, RB Leipzig sudah mendapat tambahan 4 asist. Kalau digabungkan, total gol yang sudah diberikannya untuk mereka mencapai 11 kali. Semuanya dia dapatkan ketika tim ini baru memberikan waktu bermain di angka 1.359 menit, semuanya masih menghitung di turnamen Bundesliga. Perlu juga dipertimbangkan kalau Yan Diomande juga mendapat reputasi sebagai pemain tercepat kedua di kompetisi sepakbola paling elite di Jerman ini. Menurut catatan pengamat, pemain ini mampu melaju dengan kecepatan mencapai 34,3 km per jam.
Angka ini menempatkannya di peringkat kedua pemain dengan kecepatan tertinggi di seluruh Liga Champions. Hanya ada Mohamed Salah yang berhasil lebih unggul darinya. Pemain Liverpool ini berhasil menjadi pemain paling cepat di UCL setelah berhasil mencapai kecepatan 36,4 km per jam dalam turnamen ini. Dengan kemampuan brilian seperti ini, tak heran kalau The Reds mengincarnya untuk menjadi pemain mereka. Mereka memang kekurangan pemain yang bisa meluncurkan ancaman serius untuk baris terakhir pertahanan lawan mereka. Jadi walau pemain ini memang masih sangat muda, tapi semua kemampuan yang dia miliki akan sangat bisa membantu mereka untuk meruntuhkan pertahanan rivalnya.
Bagian gelandang memang jadi fokus perhatian Arne Slot untuk tahun ini. Setelah kepergian Luis Diaz ke Bayern Munich, Slot harus bermain tanpa ahli menggiring bola di bagian sayap. Sedangkan rival-rival mereka seperti Arsenal dan Manchester City punya pemain handal di bagian ini, masing-masing Jeremy Doku untuk City dan Bukayo Saka untuk The Gunenrs.
Dari internal mereka, Salah masih terus berjuang untuk bisa menggiring bola menembus jantung pertahanan rival merkea di musim ini. Dia juga gagal untuk melakukan serangan menuju gawang lawan. Catatan kami hanya menunjukkan pemain ini mencetak 4 gol di EPL dari awal musim sampai sekarang. Pemain berusia 33 tahun ini sekarang menunjukkan penurunan yang sangat signifikan. Sepertinya sudah mulai tiba waktu untuk Liverpool segera mencari pengganti untuk pemain gelandang legendaris mereka.

