Tottenham terus merapatkan barisan mereka di pertengahan musim kompetisi kedua. Mereka tidak hanya ingin meningkatkan kualitas bermain lewat strategi yang terus menerus dievaluasi. Tapi tim sepakbola ini juga ingin melangkah jauh lebih ke depan dengan mendatangkan pemain-pemain yang memiliki kemampuan yang sesuai dengan visi jangka panjang dari tim ini. Setelah menunggu lama, sekarang mereka lebih siap untuk mengincar satu nama pemain yang sudah dari lama menjadi favorit dari Mauricio Pochettino. Tim ini akan siap untuk mengincar striker asal AC Milan, Christian Pulisic. Mereka tak mau melangkah gegabah. Tim ini sampai sudah menyiapkan angka 48 juta poundsterling sebagia modal untuk melaksanakan rencana ini.
Berharap Rencana dengan Christian Pulisic Bisa Terealisasi
Tottenham Hotspur masih punya proyek besar yang ingin mereka realisasikan dalam waktu dekat. Spurs menaruh harapan mereka sekarang pada seorang striker asal AC Milan. Bukan pemain atau nama baru, Spurs memilih untuk menempatkan harapan mereka pada seorang striker veteran dengan pengalaman teruji dari AC Milan, Christian Pulisic. Rencana ini mulai terendus dalam beberapa waktu terakhir, menjelang pergantian ke musim kompetisi yang baru.
Spurs sepertinya sedang berusaha untuk melakukan perubahan besar-besaran pada formasi yang mereka miliki sekarang. Banyak kalangan menilai hal ini tidak telrepas dari tekanan besar yang sedang dihadapi oleh pelatih mereka. Kinerja mereka yang buruk menjadi pendorong tingginya tekanan penggemar untuk segera memberhentikan pelatih ini dari tugasnya. Fans bersuara semakin keras dibandingkan bulan lalu ketika tim ini hanay berhasil menang 2 kali dari total 16 pertandingan di semua liga yang mereka jalani, sejak pertama kali mereka menggunakan strategi dari pelatih ini.
Tim yang berasal dari sisi utara kota London ini sepertinya akan mengarahkan perhatian mereka pada seorang pemain veteran berpengalaman. Mereka sedang membangun asa untuk berharap pada kembalinya Mauricio Pochettino. Nama ini akan segera kembali ke tengah-tengah mereka setelah nanti selesai menjalani tugas di Piala Dunia pad amusim panas nanti. Sosok kelahiran Argentina ini direncanakan untuk terlibat dalam sebuah reuni penuh makna di markas Tottenham.
Fokus Tottenham Sekarang
Untuk saat ini, Tottenham harus mengalihkan semua fokus dan perhatian mereka pada tugas yang paling penting. Mereka harus memusatkan perhatian pada status mereka di Liga Primer Inggris ini. Tim ini memang sedang berhadapan dengan risiko yang sangat besar untuk tersingkir dari kompetisi ini untuk musim yang akan datang. Peringkat mereka sekarang yang berada di posisi 15 klasemen tidak bisa membuat mereka merasa tenang. Dengan posisi yang mereka miliki sekarang, tim ini hanya punya 6 poin lebih banyak dari West Ham United yang menempati 2 peringkat lebih bawah.
Newcastle United akan menjadi lawan berikutnya yang harus dihadapi oleh Spurs. Sama-sama berjuang untuk bisa memperbaiki peringkat masing-masing di klaemen, dua tim ini dijadwalkan akan segera bertempur di hari Selasa malam yang akan datang. Pertandingan ini sekaligus akan menjadi pertandingan papan atas yang diselenggarakan di pertengahan musim.
Fokuskan Upaya Rebut Christian Pulisic
Dari informasi terbaru yang kami peroleh dari 12Bet, Tottenham sekarang sudah mulai membangun rencana merkea untuk musim panas nanti. Tak mau kehilangan momentum, tim ini berharap kalau mereka punya modal yang diperlukan untuk membangun tim ini sesuai dengan rencana jangka panjang. Mereka tampak cukup percaya diri kalau tim ini akan bisa melalui proses transfer ini dengan lebih mudah.
Sumber lain yang kami temui menyebutkan nama spesifik yang sedang diincar oleh Tottenham. Untuk musim panas nanti, ada beberapa nama yang akan menjadi fokus dari Spurs. Tapi tim ini akan langsung mengerahkan perhatian mereka dari hari pertama pada bintang asal AC Milan, Christian Pulisic. Profilnya sangat menarik bagi mereka setelah berhasil menjalani msuim Seri A dengan sangat gemilang terutama untuk musim ini. Dari 16 pertandingan yang dijalaninya bersama dengan AC Milan, tim asal Italia ini berhasil mendapatkan tambahan 10 gol secara langsung.
Spurs menaruh harapan besar untuk pemain ini. Tapi mereka juga sadar betul kalau secara alami, seorang pemain dengan kemampuan seperti Christian Pulisic akan langsung menarik minat dari tim-tim elite Eropa. Dari jauh hari, mereka sudah mendapat bocoran kalau akan ada tim-tim lain dari Inggris yang siap menjegal langkah mereka untuk mendapatkan pemain ini. Dari informasi yang kami terima, setidaknya ada Arsenal dengan Mikel Arteta dan Manchester United dengan pelatih baru mereka Michael Carrick yang siap menghantui setiap langkah dari Spurs.
Minat yang ditunjukkan Spurs kepada Christian Pulisic sebenarnya menjadi kejutan setidaknya untuk beberapa orang. Pemain ini lebih sering ditempatkan sebagia pemain depan bayangan atau striker kedua di skuad Rossoneri untuk musim ini. Tapi Spurs menempatkannya sebagai salah satu prioritas mereka untuk musim panas nanti. Perannya kemungkinan besar akan tetap dipertahankan antara gelandang kiri maupun kanan. Tak sejalan dengan perannya di San Siro, kabar yang kami terima justru mengindikasikan kalau AC Milan rupanya punya rencana lain dengan pemain ini. Daripada harus mempertahankannay di sana, mereka terbuka dengan penawaran yang masuk dari tim lain untuk pemain berusia 27 tahun ini. Kalau berbicara tentang valuasi, mereka berharap kalau angka 48 juta poundsterling tidak akan terlalu berlebihan untuk diminta.
Sejak pertama kali mengambil peran sebagai pelatih tim nasional Amerika Serikat di 2024, pelatih Spurs sekarang, Mauricio Pochettino memang sudah lama menaruh perhatian pada Christian Pulisic. Dia menggambarkan pemain kelahiran Amerika Serikat ini sebagia salah satu pemain terbaik timnas negeri Paman Sam untuk Piala Dunia.
Memang dia lebih sering memainkan peran sebagai pemain gelandang tengah di AC Milan untuk musim ini. Tapi mereka masih punya alasan kuat lainnya untuk mendorong Spurs mengeluarkan dana lebih banyak untuk bis amendapatkan pemain ini. Belum lagi pemain ini memiliki pengalaman ekstensif di EPL berkat pengalaman selama 4 tahun yang didapatkannya saat masih bergabung di Chelsea.

