Penggemar Nottingham Forest kecewa berat ketika tim yang mereka banggakan tak bisa memberikan mereka hasil yang diharapkan. Pertandingan terakhir yang mereka jalani dengan Aston Villa terbukti berubah menjadi salah satu mimpi buruk yang takkan mudah lepas dari ingatan mereka. Di hari pertandingan ke 20 di kompetisi Liga Primer Inggris, Nottingham Forest harus kembali mengalami kekalahan. Tak sekadar kalah, mereka juga kebobolan 3 gol langsung dalam 1 pertandingan ini. Kekalahan ini menjadi bukti kalau tim ini tak hanya tumpul dari segi kemampuan mereka untuk mencetak gol, tapi juga kemampuan mereka untuk bertahan semakin dipertanyakan. Meski demikian, Sean Dyche yang bertindak sebagai pelatih mereka rupanya masih menyimpan kepercayaan kepada para pemainnya.
Klaim Sean Dyche
Pria yang bertindak sebagai pelatih di Nottingham Forest, Sean Dyche, memberikan tanggapannya tentang hasil pertandingan terakhir mereka melawan Aston Villa. Di tengah rasa kecewa penggemar atas hasil buruk yang mereka dapatkan, pelatih Forest ini mengklaim kalau pihaknya nyaris berhasil mengeksekusi pertandingan ini dengan cukup baik. Dia bahkan mengklaim kalau mereka awalnya siap menghadapi pertandingan ini dengan rencana yang menurutnya sempurna. Tapi kenyataan yang terjadi di lapangan menunjukkan semua rencana ini akhirnya berakhir tumpul.
Tim yang berasal dari Midland Timur ini harus mengakui kalau mereka memang tak bisa menahan laju dari Aston VIlla. Pertemuan mereka dengan lawannya kali ini harus membuat mereka mengakui dua aspek penting dalam permainan mereka: menyerang dan bertahan, masih penuh dengan kerentanan. Satu gol yang mereka cetak ke gawang lawan tak cukup untuk menghentikan serangan balik dari sisi seberang yang berhasil mencetak 3 gol dalam pertandingan yang sama. Gol tunggal yang mereka cetak berhasil dengan cepat dipatahkan dayanya oleh John McGinn dan Ollie Watkins yang mencetak gol untuk sisi seberang.
Forest Sempat Dapat Peluang
Morgan Gibbs sempat menjadi penyelamat mereka. Pemain Nottingham Forest ini berhasil memangkas ketertinggalan mereka menjadi hanya 1 gol di babak kedua. Tapi Nottingham Forest tidak bisa memungkiri kalau tim ini harus terpaksa mengalami kekalahan mereka. Kekalahan ini menjadi yang keempat terjadi secara beruntun bagi mereka dalam kompetisi arus utama yang mereka ikuti.
Sebenarnya skuad Sean Dyche hanya terpaut beberapa detik sebelum menyelesaikan babak pertama dengan skor imbang dengan lawan mereka. Tapi Watkins kemudian bergerak menyerang balik dan melaukan serangan dari pinggir kotak penalti. Serangannya berhasil membuat lawan mereka takluk dan menempatkan Aston Villa kembali dalam posisi unggul.
Kepada awak media yang menantinya setelah pertandingan ini, Sean Dyche mengunkap kalau pelancong dalam pertandingan ini berada di titik nadir dari melakukan segala sesuai yang diminta dari mereka di 45 menit pertama.
Situasi Forest dari Kacamata Sean Dyche
Pria yang ditunjuk untuk mengatur strategi bermain mereka ini mengatakan kalau pertandignan ini sangat membuat mereka frustasi. Mereka berrupaya mencapai hasil terbaik di babak pertama, seperti yang diarahkannya kepada semua pemain. Tapi mereka gagal mempertahankan hasil yang baik di akhir pertandingan. Meski demikian, dari kursi yang sama sebagai pelatih, dia juga memberikan apresiasi kepada semua pemain yang menurutnya telah bermain dengan sangat baik dan menyelesaikannya juga dengan baik. Tapi dia juga menekankan kalau gol kedua yang masuk ke gawang mereka adalah sebuah kesalahan mendasar. Mereka seharusnay bisa bertahan dengan lebih baik. Mereka berhasil mencetak gol yagn sangat baik dan kemudian harus kalah akibat serangan lemah yang dilakukan lawan.
Pelatih ini kemudian melanjutkan kalau mereka tidak bisa menyerahkan kesalahan mendasar kepada tim seperti ini di kompetisi sekelas Liga Primer Inggris. Mereka punya mentalitas bermain yang tepat, tapi orang-orang tak bisa terus menerus dihadapkan pada kesulitan yang harus mereka hadapi. Dia mengatakan juga kalau pemain mereka harus dengan cepat beralih dari satu mode bermain ke mode yang lain. Tapi mereka sudah mulai terbiasa dengan ini. Mereka bisa beradaptasi dengan baik, meski dia juga yakin kalau mereka tak pernah berharap semua proses ini akan berjalan dengan cukup baik.
Gol kedua dari Aston Villa dalam pertandingan ini lahir sebagai eksekusi yang mulus dari McGinn. Sedangkan gol kedua dari pemain kelahiran Skotlandia ini merupakan dampak dari kesalahan Nottingham Forest yang membiarkan penjaga gawang mereka tanpa perlindungan di gawang sendiri. Kesalahan fatal init erbukti berdampak serius bagi mereka dan juga hasil dalam pertandingan ini.
Sejak pertama kali mendapatkan tugas sebagai pelatih mereka, Sean Dyche telah mengamankan 7 kali menang bagi tim ini. Ada juga 2 kali seri dan 7 kali kalah yang diperolehnya dari 16 pertandingan secara keseluruhan. Jumlah ini memang cukup rendah, tapi masih relatif lebih baik daripada ketika Ange Postecoglou meninggalkan posisi ini. Meski demikian, semua dari 7 kekalahan ini tejradi dalam hanya 12 pertandingan merkea di ranah LIga Primer Inggris. Dengan semua hasil ini, Nottingham Forest hanya berhasil mendapatkan 13 poin semenjak hari pertama Sean Dyche mendapatkan tugas di kursi pelatih.
Sebenarnya masih ada harapan kalau pelatih mereka ini bisa membantu tim ini lebih optimal. Ada harapan dari penggemar yang optimis kalau Sean Dyche masih bisa mengarahkan mereka untuk bisa menempati peringkat yang lebih tinggi. Tapi harapan ini hanya sebatas harapan. Mereka hanya bisa menempati peringkat 17 dalam klasemen yang mereka ikuti sekarang. Posisi ini jauh dari kata aman. Tnapa perubahan signifikan, mereka bisa saja dengan cepat tergelincir ke zona degradasi. Meski demikian, masih ada harapan bagi mereka. Seandainya saja mereka berhasil mendapatkan 3 poin tambahan, mereka bisa menempati peringkat 16, lebih tinggi 1 tingkat dari yang mereka temapti sekarang.
Dengan posisinya sekarang, Sean Dyche menjadi sosok ketiga yang menempati tugas pelatih kepala Nottingham Foreest untuk musim ini. Tapi bahkan dengan perubahan cukup baik yang didapatkannya, tidak akan terlalu mengejutkan kalau para pemilik tim ini, termasuk Evangelos Marinakis, akan mempertimbangkan dengan seirus kans untuk mengganti pria ini dari tuagsnya di kursi pelatih. Akan ada beberapa target yang harus dipenuhi pelatih ini jika ingin mempertahankan posisinya sekarang. Orang lain bisa ditugaskan untuk menggantikannya seandainya saja Nottingham Forest tidak berhasil mematahkan catatan 4 kali kalah mereka yang sudah terjadi beruntun dalam waktu dekat. Tanpa keberhasilan semacam ini, mereka harus dihadapkan pada kenyataan pahit untuk mengikuti jejak Chelsea yang harus mencari pelatih kepala yang baru.

