Liverpool Siap Terima Penawaran untuk Striker Mereka?

Liverpool sedang mendapat sorotan tajam dari publik dan penggemar mereka. Tim ini bisa saja diprediksi akan menjuarai turnamen Liga Primer Inggris. Tapi permainan mereka yang semakin sering memburuk dalam beberapa pertandingan terakhir menimbulkan tanda tanya besar. Arne Slot, yang memahami fenomena tak biasa ini, mencoba untuk mencari jalan keluar. Tapi di luar ekspektasi banyak orang, bukannya mendatangkan pemain atau asisten pelatih yang baru, tapi mereka justru mempertimbangkan untuk melepas beberapa pemain. Kabarnya, mereka kini siap untuk menerima penawaran yang ditujukan kepada pemain depan The Reds.

12Bet Liverpool

Rencana Liverpool di Musim Panas

The Reds punya rencana yang cukup menarik untuk musim panas nanti. Jika banyak klub mempertimbangkan untuk mendatangkan wajah baru sebagai strategi untuk meningkatkan kemampuan tim, Arne Slot sepertinya punya pendekatan yang sedikit berbeda. Kali ini, mereka disebut sudah mulai membuka diri untuk menerima penawaran bagi setidaknya satu orang pemain depan mereka. Bukan hanya sembarang striker yang akan mereka lepas, tapi kali ini sosok yang mereka pertimbangkan dalam rencana ini kabarnya punya jam bermain yang cukup rutin.

Raksasa asal Merseyside ini memang sedang berada dalam sorotan publik. Berbeda jauh dengan posisi mereka yang ada di puncak klasemen EPL, The Reds justru harus menjalani beberapa minggu terakhir dengan hasil yang sangat kontras. Merkea harus menjalani beberapa minggu terburuk dalam perjalanan mereka di musim ini. Tak hanya sekadar kalah, mereka bahkan harus tersingkir lebih awal dari perjalanan di Liga Champions. Bahkan di Piala EFL yang sempat diyakini akan mereka renggut trofinya, mereka harus tersingkir berkat permainan ciamik dari Newcastle United.

Situasi ini memang cukup buruk di mata pengamat dan penggemar. Tapi setidaknya masih ada satu harapan. Sampai sekarang, mereka masih memimpin klasemen di Liga Primer Inggris. Meski dibayang-bayangi oleh Arsenal, keduanya masih terpaut 12 poin dengan The Reds masih berada di puncak. Meski demikian, tak sedikit yang mengkhawatirkan kalau kemenangan ini sekalipun akan menjadi sebuah kemenangan semu. Kualitas asuhan Arne Slot pun semakin banyak mengundang pertanyaan.

Latar Belakang di Balik Rencana Liverpool

Runtuhnya kesempatan Liverpool untuk mendapatkan 3 gelar sekaligus di musim ini membuat banyak penggemar mereka kecewa. Tapi pemicunya bukan hanya itu saja. Sudah sejak lama penggemar The Reds mempertanyakan pendirian klub ini dengan 3 orang pemain legendaris, sekaligus kunci mereka. Hingga saat ini, baik Mohamed Salah, Virgil van Dijk, sampai Trent Alexander-Arnold masih belum mendapatkan status yang jelas atau perpanjangan kontrak. Padahal ketiganya sudah lama membangun sejarah bersama klub ini. Bahkan ketiganya berperan besar dalam mengembangkan The Reds hingga mencapai titik sekarang.

Kekhawatiran penggemar semakin besar ketika mereka mempelajari statistik terbaru skuad Arne Slot. hingga saat ini, mereka hanya bisa mencetak 3 gol dari sebuah permainan terbuka dalam 4 pertandingan terakhir. Di mata pengamat, situasi ini menunjukkan kalau The Reds dan Arne Slot seolah hanya bisa menggantungkan hidup mereka dari kemampuan bermain Mohamed Salah. Kekhawatiran ini beralasan karena sejak pemain asal Mesir ini absen pada 23 Februari 2025 yang lalu, tingkat produktivitas gol mereka langsung merosot tajam.

Slot Siap Bertindak?

Situasi ini semakin kritis. Menurut beberapa pengamat, termasuk yang bekerja di 12Bet link, Liverpool sekarang mulai terbuka untuk mempertimbangkan strategi atau langkah yang bisa mereka tempuh. Salah satunya adalah melepaskan pemain. Tentu, mereka tak boleh asal melepas begitu saja. Walau belum ada informasi resmi dari klub, sepertinya mereka mempertimbangkan untuk melego Diogo Jota. Pertimbangannya karena pemain ini dianggap gagal menunjukkan performa yang diharapkan.

Sudah ada 18 pertandingan sebagai tim utama dan 11 tambahan sebagai pemain pengganti yang diberikan kepadanya. Tapi pemain ini hanya berhasil mencetak 8 gol dan 3 kali asist. Bahkan jika dihitung dari 14 Januari 2025 yang lalu, belum ada satu gol pun yang dibuatnya merobek gawang lawan.

Beberapa pengamat sepakbola meyakini kalau salah satu kekuatan Liverpool terletak pada jumlah pemain depan mereka. The Reds memang memiliki antara 5 atau 6 pemain di bagian ini. Dari jumlah yang banyak ini, sekitar setengah di antaranya dapat dengan leluasa ditugaskan setiap saat. Tapi, sepertinya Arne Slot masih belum cukup puas dengan kondisi ini. Apalagi dengan Diogo Jota yang dianggap cukup mengecewakan. Inilah alasan mereka untuk kemudian melepasnya di musim panas nanti. Dari mata pengamat, jika transaksi ini bisa mendatangkan uang segar dalam jumlah yang cukup besar, ini akan memberikan alasan lebih kuat bagi The Reds untuk melepaskannya. Nantinya dana yang mereka dapatkan bisa digunakan untuk mencari pengganti yang sesuai.

Dari sudut pandang Liverpool, memang penjualan Diogo Jota dianggap sebagai langkah yang paling masuk akal setidaknya untuk saat ini. Dulu, mereka harus mengeluarkan dana 45 juta poundsterling untuk bisa mengamankannya di 2020 yang silam. Dari jumlah ini, The Reds paling tidak sudah bisa mencapai titik impas. Sejak pertama kali bergabung dengan mereka, produktivitas pemain ini mencapai 64 gol dan 22 asist. Pengalamannya juga tak boleh dianggap enteng. Pemain ini sudah mengumpulkan pengalaman dari 174 pertandingan dari berbagai kompetisi papan atas.

Sayangnya, sejak awal musim 2022/23 yang lalu, dia gagal mendapatkan jumlah pertandingan yang sama. Dia bahkan turun di tak lebih dari 22 pertandingan di Liga Primer Inggris. Angka golnya juga merosot tajam dengan tak lebih dari 10 gol.

Untuk sebuah tim dengan profil seperti Liverpool, dan untuk seseoerang yang semakin jarang digunakan dalam pertandingan, Diogo Jota diharapkan untuk bisa memberikan hasil yang jauh lebih baik dari sekarang. Ini harus dilakukannya jia ingin bertahan.

Dengan Darwin Nunez yang juga tak bermain lebih baik, Liverpool memang harus mencari pemain lain yang lebih baik. Jota sekarang berada dalam titik perjalanan karir yang mengharuskannya untuk tak sungkan turun level sebentar semata untuk bisa mendapatkan jam bermain yang lebih sering. Perlu juga diperhatikan kalau dia hanya pernah mencetak 5 gol di UCL untuk Liverpool dalam 30 pertandingan.